Berita Nasional Terkini

Blak-Blakan, Novel Baswedan Bocorkan Isu Dirinya Disingkirkan dari KPK Via Tes Wawasan Kebangsaan

Blak-blakan, Novel Baswedan bocorkan isu dirinya disingkirkan dari KPK via Tes Wawasan Kebangsaan

Editor: Rafan Arif Dwinanto
Kolase TribunKaltim.co / Kompas.com Garry Andrew dan Tribunnews
Penyidik senior KPK Novel Baswedan dan seorang tahanan dinyatakan positif covid-19 

TRIBUNKALTIM.CO - Blak-blakan, Novel Baswedan bocorkan isu dirinya disingkirkan dari KPK via Tes Wawasan Kebangsaan.

Penyidik Senior Komisi Pemberantasan Korupsi Novel Baswedan mendadak jadi perbincangan.

Novel Baswedan dikabarkan tak lolos dalam assesment yang digelar KPK sebagai syarat alih status pegawainya menjadi ASN.

Novel Baswedan pun mendengar isu dirinya dan sejumlah penyidik lain di KPK memang hendak disingkirkan.

Penyidik andal Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan mengaku sudah tahu bakal dipecat melalui dalih Asesmen Tes Wawasan Kebangsaan ( TWK).

Baca juga: Hanya Hitungan Jam Usai Bebas dari Penjara, Mantan Bupati Talaud Sri Wahyumi Kembali Ditangkap KPK

Tes tersebut merupakan salah satu syarat alih status pegawai KPK menjadi Aparatur Sipil Negara ( ASN).

"Iya benar, saya dengar informasi tersebut," ujar Novel Baswedan saat dikonfirmasi awak media, Selasa (4/5/2021).

Berdasarkan informasi terdapat 75 pegawai KPK, termasuk Novel Baswedan yang disebut tidak lolos tes wawasan kebangsaan.

Mereka terancam gagal alih status menjadi ASN.

Selain Novel, nama lainnya yang disebut tidak lolos tes ASN, yakni Yudi Purnomo yang dikenal sebagai Ketua Wadah Pegawai KPK, serta sejumlah Kasatgas penyelidik dan penyidik dari unsur internal lainnya.

Novel Baswedan mengatakan, upaya untuk menyingkirkan orang-orang yang berintegritas dari KPK adalah upaya lama yang terus dilakukan.

Namun, Novel Baswedan mengaku tak menyangka saat ini upaya tersebut justru dilakukan pimpinan KPK melalui tes ASN.

"Upaya untuk menyingkirkan orang-orang baik dan berintegritas dari KPK adalah upaya lama yang terus dilakukan.

Bila informasi tersebut benar, tentu saya terkejut.

Karena baru kali ini upaya tersebut justru dilakukan oleh Pimpinan KPK sendiri," katanya.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved