Berita Nasional Terkini
Kepala Suku di Puncak Diancam Ditembak KKB Papua, Nyali tak Ciut, Ia Imbau agar Warga Tidak Takut
Kepala Suku di Kabupaten Puncak diancam ditembak KKB Papua tapi nyalinya tidak ciut, Abelom Kogoya imbau warga agar tidak takut dan tak terprovokasi
Ia menyampaikan ada beberapa bangunan dan fasilitas umum yang memang dirusak oleh KKB Papua.
Di antaranya, gedung SD Mayuberi, dua rumah dinas guru, puskesmas, jembatan Kimak, Jalan Tagaloa, hingga Jalan Wuloni Pintu Angin.
Gedung inilah yang diduga KKB sebagai Pos Kotis.
Mathius menegaskan tidak ada korban jiwa akibat insiden pembakaran yang terjadi pada malam hari tersebut.
"Pembakaran di kampung Mayuberi, Distrik Ilaga Utara dilakukan oleh KKB Papua yang mana merupakan pelaku aksi kejahatan kekerasan maupun kontak tembak dengan petugas beberapa waktu lalu," jelasnya.
Lebih lanjut, ia mengharapkan aksi perusakan fasilitas umum tak kembali terjadi di kemudian hari.
Sebaliknya, aparat akan menindak tegas apabila ditemukan pelanggaran serupa.
"Kita tetap lakukan penegakan hukum sampai dipastikan Kabupaten Puncak, Ilaga bersih dari kelompok kelompok KKB," tukasnya.
Baca juga: KKB Papua Mulai Berantakan Terus Menerus Diburu TNI-Polri, Akhirnya Pilih Setia ke NKRI, Akui Ditipu
Aksi Teror KKB di Kabupaten Puncak
KKB terus melakukan aksi teror di Kabupaten Puncak dalam sebulan terakhir.
Terakhir, KKB membakar dan merusak sekolah dan puskesmas di Distrik Ilaga Utara, Minggu (2/5/2021).
KKB diduga melakukan pembakaran karena lokasi itu pernah dijadikan Pos Komando dan Taktis oleh aparat keamanan.
Pada 27 April 2021, KKB melakukan kontak tembak dengan aparat dan menewaskan seorang anggota Brimob, Bharatu I Komang Wira Natha.
Pada 25 April 2021, Kepala BIN Papa, Brigjen TNI I Gusti Putu Danny Nugraha gugur dalam kontak tembak dengan KKB.
Pada 15 April 2021, KKB menembak mati seorang pelajar SMA di Kabupaten Puncak bernama Ali Mom.