Berita Samarinda Terkini
Walikota Andi Harun Minta Maaf Tidak Gelar Open House, Cegah Adanya Klaster Baru di Samarinda
Walikota Samarinda menyampaikan larangan untuk kegiatan Open House sewaktu lebaran Idul Fitri , bagi Walikota dan Pejabat strukturalnya.
Penulis: Muhammad Riduan | Editor: Adhinata Kusuma
TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Walikota Samarinda Andi Harun menyampaikan larangan untuk melakukan kegiatan Open House sewaktu lebaran Idul Fitri 1442 Hijriah, bagi Walikota dan Pejabat strukturalnya.
Andi Harun menuturkan, sesuai dengan arahan Presiden Republik Indonesia Joko Widodo, dan melalui surat dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Walikota dan Wakil Walikota, serta seluruh pejabat struktural dilarang melaksanakan open house.
"Tujuannya agar tidak adanya klaster open house idul fitri, ya pokoknya kita berlebaran dengan ala pandemi Covid-19," ungkapnya, seusai penutupan Pasar Ramadhan di kawasan GOR Segiri Samarinda, Jumat (7/5/2021) petang.
Kendati demikian, karena kemungkinan tidak akan berjumpa dalam acara open house maka melalui panggung peresmian penutupan tersebut, Ia mengaku sudah menyampaikan permohonan maaf lahir dan batin.
"Saya di panggung tadi sudah memulai mohon maaf lahir dan batin. Saya juga tidak open house," ujarnya.
Baca juga: Walikota Andi Harun Ungkap Pelanggaran di Pasar Ramadhan GOR Segiri Samarinda
Sementara untuk kegiatan halal bi halal, Andi Harun menuturkan bahwa akan melihat peraturan selanjutnya dari pusat.
Tetapi kalau tidak adanya aturan tentang itu. Maka akan memilih halal bi halal dengan sehat, yakni dengan tetap mengenakan protokol Covid-19.
Sementara kalau ada larangan maka kita ikut aturan dari pusat.
"Ya mungkin kalau di rumah untuk kegiatan keliarga di internal, apa boleh buat itulah keadaan yang kita harus beradaptasi dengan keadaan seperti ini," pungkasnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/walikota-samarinda-andi-harun-berfoto-bersama-usai-acara-penutupan-pasar-ramadhan.jpg)