Berita Kutai Barat Terkini
Disdikbud Diminta Maksimalkan Program Guru Kunjung dan Kubar Jajie Saat Pandemi Covid-19
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kutai Barat diminta, melakukan terobosan baru dengan mengupayakan program guru kunjung/jalan dan Kubar J
Penulis: Zainul | Editor: Samir Paturusi
TRIBUNKALTIM.CO, SENDAWAR -Upaya keberlangsungan kegiatan belajar mengajar secara efektif pada masa pandemi saat ini.
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kutai Barat diminta, melakukan terobosan baru dengan mengupayakan program guru kunjung/jalan dan Kubar Jajie.
Menurut Bupati Kutai Barat FX Yapan, program tersebut dilakukan untuk menjangkau daerah-daerah pelosok yang sulit dijangkau oleh jaringan internet, sehingga tetap terlaksananya proses pembelajaran yang merata bagi pata pelajar.
Baca Juga: Peduli Sesama, KNPI Kubar Salurkan Bantuan Paket Sembako pada Korban Kebakaran di Sekolaq Darat
Baca Juga: Korpri Kubar Gelar Pasar Murah di Kecamatan Bongan
FX Yapan juga mengaku sangat mengharapkan melalui pendidikan dapat membangun jiwa dan raga bangsa Indonesia agar tidak menyurutkan langkah dalam meningkatkan mutu pendidikan dengan kondisi Kabupaten yang cukup mempunyai banyak kendala.
Salah satunya dibidang teknologi yang utamanya menggunakan jaringan.
“Seperti yang kita ketahui, kondisi jaringan di Kutai Barat ini mempunyai kendala tersendiri.
Selama pandemi, kegiatan pembelajaran tatap muka harus ditiadakan dan diganti dengan pembelajaran jarak jauh melalui metode daring. Namun tidak semua wilayah disini yang bisa melakukan metode daring tersebut,” kata FX Yapan, Senin (10/5).
Lebih lanjut FX Yapan menyebutkan dirinya sangat mengerti akan keterbatasan dan kendala yang dihadapi di Kutai Barat saat ini khususnya di bidang pendidikan.
Baca Juga: Pemkab Kubar akan Beri Sanksi Tegas bagi ASN yang Nekat Mudik
Baca Juga: Dukung Operasi Ketupat Mahakam 2021, Wabup Kubar Minta Warganya Ikuti Aturan Pemerintah
Dimana dalam upaya memberikan pendidikan di Bumi Tanaa Purai Ngeriman ini pun terus dicarikan cara dan langkah yang bisa dilakukan.
Salah satunya dengan program pemerintah melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kubar, yang diberi nama guru kunjung/jalan.
Program ini pun sudah dilakukan dan dijalankan untuk bisa terus menjaga mutu pendidikan didalam kondisi pandemi Covid-19.
"Ada program guru kunjung atau guru jalan yang kita jalankan karena kondisi jaringan yang terus mengalami kendala disini. Semoga dengan program ini bisa membantu meningkatkan dan menjaga mutu pendidikan didalam kondisi pandemi," tambahnya.
Sementara itu, Kepala Disdikbud Silvanus Ngampun juga mengatakan adanya program guru kunjung/jalan yakni upaya pendidikan agar anak-anak didik tetap menjalankan kewajibannya dalam belajar.
"Karena pembelajara tidak bisa dilaksanakan secara Daring, maka dilaksanakan secara luring. Pembelajaran secara luring dilakukan dengan pemberian tugas yang diantar ke rumah siswa.
Selain tugas guru juga berkunjung ke rumah siswa untuk memantau dan mendampingi siswa. Ini yg dikatakan guru kunjung/jalan," terang Kadisdik.
Program guru kunjung/jalan ini kata Silvanus Ngampun saat sudah berjalan di Kutai Barat, selain itu pula ada program Kubar Jaji yang mana program tersebut untuk tingkat SD dan SMP. Dan telah bekerjasama dengan RRI Sendawar.
Baca Juga: Operasi Ketupat Mahakam 2021, 300 Personel Dikerahkan untuk Pengamanan Mudik di Kubar
Baca Juga: Jalan Daerah Siluq Ngurai Kubar Ditutup, Ini Kabar Hoaks di Kutai Barat
"Saat ini kami juga ada program Kubar Jaji yakni pengajaran secara live dimana siswa dan guru dapat berinteraksi.
Pelaksanaan kubar jajie untuk jenjang SD hari Senin dan SMP hari Kamis dapat diakses melalui zoom, Chanel YouTube Kubar dan RRI Sendawar", jelasnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/bupati-kutai-barat-fx-yapan-saat-diwawancarai-tribunkaltimco.jpg)