Breaking News:

Berita Kutim Terkini

Nelayan Teluk Lombok Kutim Hilang Usai Pamit Perbaiki Keramba, Perlengkapan Korban Tertinggal di TKP

Seorang nelayan  warga Kelurahan Singa Geweh, Kecamatan Sangatta Selatan, Kabupaten Kutai Timur, dikabarkan hilang.

HO
Pencarian seorang nelayan bernama Baso (37) asal Kelurahan Singa Geweh, Kecamatan Sangatta Selatan, Kabupaten Kutai Timur, yang dikabarkan hilang usai pamit hendak memperbaiki keramba di daerah pesisir Teluk Prancis-Teluk Lombok/HO. 

TRIBUNKALTIM.CO, SANGATTA - Seorang nelayan  warga Kelurahan Singa Geweh, Kecamatan Sangatta Selatan, Kabupaten Kutai Timur, dikabarkan hilang.

Nelayan yang diketahui bernama Baso (37), dinyatakan hilang sejak Minggu (10/5/2021) pukul 18.00 Wita.

Informasi tersebut dibenarkan oleh salah satu anggota Tim Taruna Siaga Bencana atau Tagana Kutim, Isma.

Ia membenarkan adanya laporan terkait nelayan hilang di daerah pesisir Teluk Prancis - Teluk Lombok, Kecamatan Sangatta Selatan, Kutim.

Baca juga: NEWS VIDEO Diduga Terpeleset dari Tongkang, ABK Kapal Ditemukan Mengapung di Perairan Teluk Lombok

Baca juga: Diduga Terpeleset di Kapal Tongkang, ABK Ditemukan Mengapung di Perairan Teluk Lombok Kutim

"Iya tadi kami mendapat laporan ada orang hilang," ujarnya saat dikonfirmasi tim tribunkaltim, Senin (10/5/2021).

Baso dinyatakan hilang usai pamit hendak memperbaiki keramba.

Namun, seseorang yang menyewa kapal Baso menemukan perlengkapan korban yang masih lengkap berada di TKP.

Merasa ada yang tidak beres, orang tersebut melakukan pencarian dan melaporkan adanya nelayan hilang.

Baca juga; Libur Lebaran, Wisata Pantai Kenyamukan dan Teluk Lombok Jadi Tujuan Liburan Warga

"Segala perlengkapan korban yang diketahui hendak memperbaiki keramba, masih lengkap di TKP,” terang Isma.

Sampai berita ini diturunkan, tim gabungan masih melakukan pencarian tentang keberadaan korban sejak dini hari.

Adapun Tim Penyelamat yang tergabung, terdiri dari Basarnas, Tagana, Laskar Kebangkitan Kutai, BPBD, Lanal, Damkar, Polairut, TNI AL, Dinkes, Orari, KTNA dan warga setempat.

Penulis: Syifa'ul Mirfaqo | Editor: Mathias Masan Ola

Penulis: Syifaul Mirfaqo
Editor: Mathias Masan Ola
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved