Breaking News:

News Video

NEWS VIDEO Pemuda yang Terjun Dari Jembatan Mahkota II Ditemukan Meninggal

Tubuh pemuda yang nekat terjun bebas pada hari Sabtu (8/5/2021) lalu ditemukan unsur SAR gabungan.

Editor: Djohan Nur

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Tubuh Irsal (20) pemuda yang nekat terjun bebas pada hari Sabtu (8/5/2021) lalu sekitar pukul 15.00 WITA ditemukan unsur SAR gabungan pagi ini sekitar 800 meter dari titik awal di menghilang di perairan Sungai Mahakam, Kota Samarinda, Provinsi Kalimantan Timur.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Klas A Balikapapan (Basarnas Kaltim), Melkianus Kotta membenarkan perihal ditemukannya korban pada Senin (10/5/2021) pagi hari ini.

Sekitar pukul 05.49 WITA korban Irsal warga Perum PKL Blok B. RT.13 Kelurahan Sungai Kapih, Kecamatan Sambutan, Kota Samarinda berhasil ditemukan oleh unsur SAR Gabungan sejauh 800 meter.

40 jam pasca pemuda berusia 20 tahun ini nekat terjun bebas dari Jembatan Mahkota II.

Baca juga: Jangan Cari Aku Lagi! Kalimat Terakhir Pria di Samarinda Sebelum Terjun dari Jembatan Mahkota II

"Kurang lebih 800 meter dari titik Last Known Position (LKP) atau titik terakhir korban tenggelam kearah hilir korban di temukan dalam kondisi meninggal dunia," tegas Melkianus Kotta.

Unit Siaga SAR Samarinda dikoordinatori Riqi Effendi, yang juga sebagai pimpinan dalam operasi pencarian kali ini.

Tubuh korban sendiri ditemukan atau terlihat oleh kapal yang melintas pada pagi hari ini, dan langsung menginformasikan kepada unsur SAR gabungan di posko utama.

Mendengar informasi tersebut, Unit Siaga SAR Samarinda dibantu unsur SAR gabungan segera merapat menggunakan rubber boat mengevakuasi tubuh Irsal yang sudah mengambang.

INAFIS Polresta Samarinda dan relawannya juga ikut mengevakuasi di darat, yang kemudian membawa jasad korban ke kamar jenazah RSUD AW. Sjahranie guna keperluan visum serta identifikasi. 

Baca juga: Basarnas Kaltim Cari Pemuda yang Lompat dari Jembatan Mahkota II, Sisir Area Titik Jatuh

"Sudah di evakuasi unsur SAR gabungan, lalu di bawa ke RSUD AW. Sjahranie dengan menggunakan ambulans PMI Samarinda, setelah itu nanti akan diserahkan kepada pihak keluarga," ungkap Melkianus Kotta.

Dengan ditemukannya korban, Melkianus Kotta mengusulkan unsur SAR gabungan untuk dikembalikan ke satuan masing-masing.

"Apresiasi pada seluruh unsur SAR gabungan yang terkait dalam operasi SAR. Tepat pukul 06.30 WITA dilaksanakan debrefieng dan untuk kemudian operasi SAR dinyatakan di tutup," pungkasnya.

Berita Samarinda Terkini

Berita Video

Penulis : Mohammad Fairoussaniy
Videographer: Mohammad Fairoussaniy
Editor: Jojo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved