Virus Corona di Tarakan
Setelah Lansia, Giliran Pegawai Perbankan di Tarakan Disuntik Vaksin Sinovac
Vaksinasi tahap kedua masih berjalan. Setelah lansia, kini pegawai perbankan juga ikut vaksinasi.
TRIBUNKALTIM.CO, TARAKAN- Vaksinasi tahap kedua masih berjalan. Setelah lansia, kini pegawai perbankan juga ikut vaksinasi.
Total 300 pegawai perbankan di Tarakan sudah menjalani vaksinasi.
Perbankan masuk dalam kategori pelayan publik yang diprioritaskan mendapatkan vaksin sinovac di tahap kedua.
Dikatakan Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kaltara Yufrizal, vaksinasi sudah dilakukan pada Jumat (7/5/2021) lalu di Gedung Serbaguna Pemkot Tarakan.
Sektor perbankan juga sebagai salah satu lembaga yang melakukan pelayanan kepada masyarakat harus terbebas dari Covid-19.
Baca juga: Jelang Lebaran Idul Fitri 2021 di Balikpapan, 80 Persen Imam dan Khatib Sudah Vaksinasi Covid-19
Ini merupakan upaya untuk melindungi pegawai perbankan maupun masyarakat dari Covid-19.
“Kita harus paham, petugas-petugas bank ini kan melayani publik. Setiap hari itu kalau bank-bank besar, 1 teller bisa melayani 150 orang," ujar Yufrizal.
Sehingga kondisi demikian bagi teller bertemu dengan banyak orang sangat rentan tertular Covid-19.
"Kalau melayani masyarakat berarti kan ada potensi tertular Covid-19. Untuk itu harus divaksin,” kata Yufrizal kepada awak media.
Pemberian vaksin sinovac kali ini bagi pegawai perbankan merupakan dosis kedua, setelah pada 10 April lalu mendapatkan suntikan pertama.
Baca juga: Vaksinasi Lansia di Balikpapan Dikebut, Satgas Covid-19 Turun ke Masjid-masjid
Dengan pemberian vaksin sinovac, Yufrizal yakin bisa mencegah penularan Covid-19.
Yufrizal juga meyakini vaksin ini berpengaruh untuk mencegah penularan Covid-19.
Dengan vaksinasi, masyarakat tidak perlu khawatir ke perbankan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/aktivitas-vaksinasi-covid-19-di-gedung-serbaguna-pemkot-tarakan.jpg)