Virus Corona di Berau

Tenaga Kerja Asing di Berau Positif Covid-19, Bupati Sri Juniarsih Minta Tingkatkan Pengawasan

Delapan tenaga kerja asing (TKA) asal Filipina dan Ukraina, yang beberapa waktu lalu tiba di Kabupaten Berau

Penulis: Ikbal Nurkarim | Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO/IKBAL NURKARIM
Bupati Berau, Sri Juniarsih meminta Satgas Covid-19 lebih meningkatkan pengawasan di Kabupaten Berau, Kalimantan Timur. 

TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG REDEB - Delapan tenaga kerja asing (TKA) asal Filipina dan Ukraina, yang beberapa waktu lalu tiba di Kabupaten Berau, Provinsi Kalimantan Timur ternyata satu di antaranya positif virus Corona. 

Tenaga Kerja Asing yang positif Covid-19 itu merupakan pekerja di perusahaan pelayaran.

Mereka datang ke Berau untuk melakukan crew check atau pergantian shift dengan awak kapal yang ada di Muara Pantai Berau, Kalimantan Timur.

Menanggapi adanya Tenaga Kerja Asing yang lolos dan positif di Berau, tentu saja Bupati Sri Juniarsih meminta Satgas Covid-19 lebih meningkatkan pengawasan.

Baca Juga: 8 Tenaga Kerja Asing Masuk Berau, Satu Orang Positif Covid-19, Dinkes Sebut Sudah Diisolasi

Tujuannya agar penyebaran Covid-19 tidak terjadi di Kabupaten Berau.

Tentu saja ini menjadi koreksi buat kita semua, bahwa ada sedikit kelengahan dalam hal pengawasan.

"Kedepan kami meminta Satgas Kabupaten hingga kelurahan untuk lebih memaksimalkan pengawasan dalam upaya menekan penyebaran Covid-19," jelas Sri Juniarsih, Senin (10/5/2021).

"Kalau yang sudah ada sekarang biarlah kita selesaikan tinggal bagaimana cara kita agar itu tidak menyebar, hingga yang bersangkutan benar-benar negatif dan kembali kenegara mereka," pungkasnya.

Baca Juga: Tiga Hari Larangan Mudik Bontang, 14 Kendaraan Plat dari Luar Disuruh Petugas untuk Putar Balik

Bupati Sri Juniarsih mengakui hal itu bisa menjadi pelajaran buat pemerintah Berau.

Dan Satgas Covid-19 agar kejadian serupa tidak terulang ditengah pembatasan yang dilakukan pemerintah.

Menjelang lebaran sendiri, Bupati perempuan pertama di Berau itu meminta agar masyarakat bisa bersabar dengan kondisi saat ini yang hampir sama dengan suasana lebaran 2020.

"Menjelang lebaran saya mengharapkan masyarakat dalam rangka menekan penyeberan Covid-19 tahun ini kita tidak bisa lakukan mudik, open house hingga liburan, hal itu kita lakukan untuk kebaikan bersama," tutupnya.

Jadi mereka itu masuk dari Jakarta tetap dengan protokol kesehatan seperti wajib PCR atau antigen.

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved