Rabu, 10 Juni 2026

Internasional

Beredar Video Sopir Ambulans Lempar Mayat Diduga Covid-19 ke Sungai Gangga, India Pasang Jaring

Badai corona kembali menimpa negara dengan jumlah penduduk terbanyak setelah Republik Rakyat Tiongkok itu. Puluhan mayat dibuang ke Sungai Gangga.

Tayang:
Editor: Mathias Masan Ola
shutterstock via Tribunnews
Mutasi virus Corona dari India, Inggris dan Afrika Selatan, mana yang paling bahaya 

TRIBUNKALTIM.CO, NEW DELHI - Badai corona kembali menimpa negara dengan jumlah penduduk terbanyak setelah Republik Rakyat Tiongkok itu. Puluhan mayat dibuang ke Sungai Gangga.

Tampaknya otoritas di India mulai kewalahan menghadapi bencana mengerikan ini.

Pihak berwenang India telah memasang jaring di Sungai Gangga untuk menangkap mayat diduga korban Covid-19, setelah puluhan tubuh terdampar di tepi sungai.

Penemuan 71 mayat di negara bagian Bihar pada Selasa (11/5/2021) memicu kekhawatiran, bahwa virus corona tanpa diketahui “mengamuk” di pedalaman desa India yang padat dan luas, tempat dua pertiga penduduknya tinggal.

Mayat yang membusuk muncul di sungai di sepanjang perbatasan negara bagian utara Uttar Pradesh dan Bihar, yang dilalui Sungai Gangga.

Temuan itu terjadi ketika India mencatat rekor kematian harian lainnya dengan 4.025 orang tewas.

Jumlah total korban meninggal Covid-19 pun terdorong melewati 250.000 jiwa.

Baca juga: NEWS VIDEO Tsunami Covid-19 di India, RI Kirim 200 Oksigen Konsentrator sebagai Wujud Solidaritas

Menteri Sumber Daya Air Bihar, Sanjay Kumar mengatakan di Twitter pada Rabu (12/5/2021) bahwa 'jaring telah ditempatkan' di sungai di perbatasan negara bagian dengan Uttar Pradesh dan patroli ditingkatkan.

Dia mengungkapkan bahwa pemerintah negara bagian yang miskin itu “sedih baik atas tragedi itu maupun kerusakan sungai Gangga.”

Laporan pers menyatakan sebanyak 25 mayat juga telah ditemukan di distrik Gahmar di negara bagian Uttar Pradesh.

Harian Hindu mengutip seorang pejabat polisi setempat di sana yang mengatakan ada antrean panjang di tempat kremasi di negara bagian utara India itu.

"Mungkin saja dengan tergesa-gesa beberapa orang membuang jenazah di sungai seperti ini," kata Hitendra Krishna seperti dikutip.

Jumlah kematian resmi Covid-19 India melonjak melewati seperempat juta pada Rabu (12/5/2021). Tetapi banyak ahli percaya jumlah sebenarnya beberapa kali lipat lebih tinggi.

Hal ini terutama terjadi sekarang, karena lonjakan telah menyebar ke luar kota-kota besar. Masuk ke daerah pedesaan di mana rumah sakit hanya sedikit dan pencatatannya buruk.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved