Berita Samarinda Terkini
Ditinggal Mudik, Satu Bengkel di Samarinda Terbakar, Empat Sepeda Motor Ludes, Dua Petugas Terluka
Musibah kebakaran kembali terjadi di Samarinda. Meski Dinas Pemadam Kebakaran (Disdamkar) Kota Samarinda terus mengimbau agar warga selalu menghindari
Penulis: Mohammad Fairoussaniy | Editor: Mathias Masan Ola
TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Musibah kebakaran kembali terjadi di Samarinda. Meski Dinas Pemadam Kebakaran (Disdamkar) Kota Samarinda terus mengimbau agar warga selalu menghindari kebakaran, musibah ini tak bisa dielakkan.
Imbauan yang sama juga disampaikan seluruh unsur satuan Relawan kota Samarinda maupun pemerintah provinsi, kota hingga tingkat kecamatan dan kelurahan sampai RT.
Teranyar pada dini hari tadi (Sabtu, 15/5/2021) sekitar pukul 01.15 WITA di Jalan Cipto Mangunkusumo RT.19 Kelurahan Harapan Baru, Kecamatan Loa Janan Ilir, Kota Samarinda, Provinsi Kalimantan Timur.
Si jago merah kembali mengamuk setelah dua hari sebelumnya menghanguskan empat rumah di Jalan Lambung Mangkurat.
Baca juga: Kronologi Pria Nekat Bakar Diri, Diduga Berawal dari Cekcok dengan Sang Istri Soal Uang Belanja
Sebuah bengkel, warung makan dan empat sepeda motor hangus terbakar.
Diduga musibah kebakaran kali ini berasal dari sebuah bangunan bengkel servis motor yang ditinggal mudik oleh pemiliknya.
"Dugaan sementara api berasal dari bengkel servis motor dibagian depan, atas nama Bapak Udin. rrumah ditinggal mudik ke Muara Badak," ungkap Plt Kepala Disdamkar Makmur Santoso dikonfirmasi, Sabtu (15/5/2021).
Dilanjutkannya, bahwa api dapat dipadamkan sekitar 45 menit setelah jajarannya mendapat laporan.
Bersama relawan gabungan Kota Samarinda beserta unsur terkait lainnya upaya pemadaman dilakukan.
Seluruh unsur gabungan bahu membahu menguasai amukan si jago merah, hingga ada dua orang yang terluka saat coba menyemprotkan air.
"Total dua orang korban luka, satu anggota Disdamkar Posko 5 luka di tangan dan satu anggota relawan luka dibagian kaki. Alhamdulillah sudah ditangani medis dan keadaannya baik," tegas Makmur Santoso.
Banyaknya bahan mudah terbakar di bengkel serta material rumah berbahan kayu menjadi kendala tersendiri unsur gabungan.
"Banyak bahan minyak (bensin dan oli) di lokasi kejadian. Serta mayoritas rumah berbahan kayu," sebutnya.
Pukul 02.00 WITA dilaporkan api dapat dikuasai dan tahap pendinginan dilakukan. Dua posko Disdamkar turun langsung ke lokasi musibah kebakaran.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/kebakaraaan-lagi.jpg)