News Video
NEWS VIDEO Kondisi Banjir di Kampung Tumbit Melayu Berau
Meksi demikian korban banjir saat ini belum ada yang mengungsi dan lebih memilih untuk tetap bertahan di rumah masing-masing
TRIBUNKALTIM.CO- Sedikitnya 15 kampung yang tersebar di 4 Kecamatan di Kabupaten Berau Terdampak Banjir luapan Sungai Segah dan Kelay.
Seperti yang terlihat di Kampung Tumbit Melayu, Kecamatan Teluk Bayur, Kabupaten Berau puluhan hingga ratusan rumah warga dilaporkan terdampak.
Ketinggian air pun beragam mulai dari 1 meter hingga 2 meter.
Meksi demikian korban banjir saat ini belum ada yang mengungsi dan lebih memilih untuk tetap bertahan di rumah masing-masing.
Sementara untuk beraktivitas warga menggunakan perahu kecil dan ban karet.
Baca juga: NEWS VIDEO Pelabuhan Klotok Balikpapan Terpantau Ramai, Sedia 44 Kapal Hingga Sore
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Berau Thamrin menjelaskan bencana banjir yang terjadi di Bumi Batiwakkal sejak Kamis (13/5/2021) lalu.
"Kondisi di Kabupaten Berau ada 4 kecamatan yang terdampak banjir yakni Segah, Kelay, Teluk Bayur dan Sambaliung. Dari dua sungai yang meluap yakni sungai Segah dan Kelay akibatnya 15 Kampung yang terdampak berdasarkan data yang kami peroleh," jelas Thamrin ke TribunKaltim.co, Minggu (16/5/2021).
"Di bantaran sungai Kelay mulai dari Kampung Long Baliun sampai Tumbit Melayu, Marasa dan kampung-kampung yang berada di bantaran sungai atau aliran sungai Kelay. Kemudian di Sungai Segah ada Punan Segah, Long Laai hingga Long Ayan," pungkasnya.
Kepala BPBD Berau itu menyebutkan untuk di wilayah Kecamatan Segah air yang menggenangi rumah warga telah surut sejak kemarin.
"Untuk di sungai Kelay masih terjadi banjir di beberapa kampung, seperti Tumbit Dayak, Tumbit Melayu dan Long Lanut," tuturnya.
Bencana banjir yang melanda sebagian wilayah Kabupaten Berau ini dikatakan Thamrin hampir terjadi setiap tahun hanya saja tahun 2021 ini ketinggian air paling tinggi sejak 2016 silam. (*)