Kamis, 9 April 2026

Berita Nasional Terkini

Profil Direksi Kimia Farma Diagnostika yang Dipecat Erick Thohir, Daftar Komisaris dan Direksi Baru

Simak profil Direksi Kimia Farma Diagnostika yang dipecat Erick Thohir, daftar Komisaris dan Direksi baru

Editor: Rafan Arif Dwinanto
YouTube Berita Satu
Menteri BUMN Erick Thohir 

TRIBUNKALTIM.CO - Simak profil Direksi Kimia Farma Diagnostika yang dipecat Erick Thohir, daftar Komisaris dan Direksi baru.

Menteri BUMN Erick Thohir merombak jajaran direksi dan komisaris PT Kimia Farma Diagnostika atau yang lebih dikenal dengan Kimia Farma Lab.

Langkah tegas ini diambil Erick Thohir menyusul temuan penggunaan Antigen bekas di Bandara Kualanamu Medan, beberapa waktu lalu.

Menteri BUMN langsung memerintahkan pemecatan seluruh direksi PT Kimia Farma Diagnostika (KFD).

KFD sendiri merupakan anak usaha PT Kimia Farma Apotek, yang sahamnya dimiliki BUMN farmasi, PT Kimia Farma (Persero) Tbk.

Baca juga: NEWS VIDEO Erick Thohir Tindaklanjuti Kasus Tes Antigen Bekas, Seluruh Direksi Kimia Farma Dipecat

Perusahaan ini mengoperasikan jaringan lab-lab kesehatan yang tersebar di berbagai kota di Indonesia.

Cucu BUMN yang lebih dikenal dengan Kimia Farma Lab ini tercatat memiliki dua orang direksi. Pertama yakni direktur utama yang dijabat dijabat oleh Adil Fadilah Bulqini.

Sosok direksi lainnya yakni Ilham Sabariman yang menempati posisi direktur keuangan, umum, dan SDM.
Keduanya ditunjuk sebagai direksi PT Kimia Farma Diagnostik sejak rapat umum pemegang saham (RUPS) pada 12 Maret 2015.

Erick Thohir mengaku murka usai terungkapkanya kasus penggunaan alat rapid test antigen bekas yang sangat mencoreng wajah BUMN tersebut.

Perilaku oknum tersebut sangat bertentangan dengan nilai-nilai perusahaan negara.

Apalagi, hal itu dilakukan demi mengeruk keuntungan pribadi di tengah masa pandemi Covid-19.

Perilaku oknum di lapangan tersebut juga tak bisa dilepaskan dari fungsi pengawasan.

Sehingga direksi juga harus ikut bertanggung jawab.

"Karena memang sudah tak sejalan dengan core value tersebut, maka tidak memandang siapa dan apa jabatannya, maka kami persilakan untuk berkarier di tempat lain," ujar Erick Thohir.

Erick Thohir menegaskan, apa yang terjadi di Bandara Kualanamu adalah persoalan yang mesti direspons secara profesional dan serius.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved