Breaking News:

Berita Balikpapan Terkini

Satgas Covid Balikpapan Perketat Mobilitas Warga dari Luar Daerah, Wajib Bawa Hasil Rapid Antigen

Pemkot Balikpapan kembali mengeluarkan Surat Edaran (SE) terbaru dengan Nomor 300/806 Pem 18 Mei 2021 tentang Pengetatan Mobilitas Masyarakat Kota Bal

TRIBUNKALTIM.CO/DWI ARDIANTO
Kepala Satpol PP Kota Balikpapan, Zulkifli menekankan bahwa hasil rapid test negatif harus sesuai antara alamat KTP dengan tujuan yang disinggahi. TRIBUNKALTIM.CO/DWI ARDIANTO 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN- Pemkot Balikpapan kembali mengeluarkan Surat Edaran (SE) terbaru dengan Nomor 300/806 Pem 18 Mei 2021 tentang Pengetatan Mobilitas Masyarakat Kota Balikpapan dari Luar Daerah.

SE tersebut menindaklanjuti arahan dari Presiden RI Joko Widodo dalam rangka pencegahan dan pengendalian pandemi covid19 di Balikpapan pasca hari raya Idulfitri.

"Dalam surat edaran ini ditetapkan protokol kesehatan terhadap seluruh masyarakat pendatang dan masyarakat yang pulang dari luar daerah ke Kota Balikpapan," jelas Kasatpol PP Kota Balikpapan, Zulkifli, Selasa (18/5/2021).

Berikut uraian SE nomor 300/806 Pem 18 Mei 2021 tentang Pengetatan Mobilitas Masyarakat Kota Balikpapan dari Luar Daerah,

Pendatang atau masyarakat yang kembali dari luar daerah pasca Idulfitri wajib menunjukkan hasil tes rapid antigen atau PCR negatif kepada petugas atau satgas kota balikpapan yang sedang melakukan tes acak antigen di pintu masuk Kota Balikpapan atau kepada Satgas Covid-19 tingkat RT di lingkungan tempat tinggal masing-masing.

Baca juga: Lok Tuan Jadi Satu-satunya Wilayah Berbahaya Covid-19 di Bontang, 913 Orang Terkonfirmasi Positif

Kewajiban menunjukkan antigen ini juga berlaku kepada warga masyarakat pendatang atau warga dari Kota Balikpapan yang tadi keluar daerah meskipun sudah memiliki tes genose negatif.

Bagi masyarakat yang terdapat atau saat pengecekan di pintu masuk Kota Balikpapan tidak bisa menunjukkan di tempat akan diwajibkan untuk diperiksa kesehatannya dengan tes rapid antigen oleh Dinkes Balikpapan.

Apabila masyarakat sudah berada di lingkungan dan tidak bisa menunjukkan hasil negatif antigen, maka Satgas PPKM di tingkat RT akan memberikan surat pengantar kepada yang bersangkutan untuk dilakukan pemeriksaan tes antigen di puskesmas setempat.

Apabila berdasarkan hasil ujinya positif, yang bersangkutan wajib melakukan isolasi, bisa di tempat tinggal sendiri, di tempat yang dipersiapkan RT atau terpusat di asrama haji.

Halaman
12
Penulis: Mohammad Zein Rahmatullah
Editor: Rahmad Taufiq
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved