Breaking News:

Berita Pemprov Kalimantan Timur

Prihatin Bencana Banjir di Berau, Ketua TP PKK Kaltim Berharap Segera Ditangani

Banjir yang menerjang sejumlah wilayah di Kabupaten Berau menjadi keprihatinan Ketua TP PKK Kaltim Hj Norbaiti Isran Noor.

Editor: Diah Anggraeni
HO/HUMASPROV KALTIM
Ketua TP PKK Kaltim Hj Norbaiti Isran Noor. 

TRIBUNKALTIM.CO – Banjir yang menerjang sejumlah wilayah di Kabupaten Berau menjadi keprihatinan Ketua TP PKK Kaltim Hj Norbaiti Isran Noor.

Istri Gubernur Kaltim H Isran Noor ini berharap agar bencana banjir itu bisa segera ditangani, sehingga tidak menimbulkan ekses lebih luas.

Baca juga: Banjir di Berau, Kepala BPBD Sebut Tersisa 5 Kampung yang Masih Terendam

Bukan hanya soal evakuasi warga dan penanganan banjir, tetapi juga penyediaan berbagai kebutuhan bagi para korban bencana.

“Kami prihatin atas banjir yang melanda Kabupaten Berau,” ucap Norbaiti, Senin (17/5) malam.

Selain penting untuk segera menyiapkan sejumlah posko dan dapur umum, pemerintah juga perlu segera menyiapkan berbagai kebutuhan yang sudah pasti akan sangat diperlukan saat terjadi bencana banjir ini.

Kebutuhan mendesak yang pasti dibutuhkan masyarakat menurut Norbaiti antara lain sembako, makanan siap saji, air bersih, obat-obatan, kebutuhan bayi dan para lansia.

“Mari kita bantu dan doakan mereka. Semoga banjir di Berau cepat surut,” ajak Norbaiti.

Baca juga: Jatam Kaltim Sebut Operasi Tambang Jadi Biang Kerok Banjir di Berau

Sebagai informasi, Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalop) BPBD Kaltim melaporkan banjir di Berau terjadi sejak 13 Mei 2021. Banjir terjadi di empat kecamatan, yakni Kecamatan Segah, Kelay, Teluk Bayur dan Sambaliung.

Di sejumlah wilayah, banjir bahkan mencapai 1 hingga 2 meter.

Setidaknya 15 kampung diterjang banjir ini.

Di antaranya Kampung Long Beliun, Tumbit Melayu, Merasa, Tumbit Dayak, Long Lanuk, Meraang dan Benabaru di Kecamatan Kelay. Dan Kampung Sungai Segah, Punan Segah, Long Laai, Long Ayap dan Long Ayan di Kecamatan Segah.

Di beberapa lokasi saat ini dikabarkan banjir sudah mulai berkurang.

Baca juga: TP PKK Kaltim Santuni 60 Yatim Piatu dan Kaum Dhuafa

Saat banjir melanda rumah warga terdampak, akses jalan dan aktivitas warga terganggu.

Demikian juga lahan perkebunan dan lahan pertanian masyarakat ikut rusak.

Beberapa kawasan juga sudah dilakukan pemadaman PLN untuk menghindari terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan. (sul/adv)

Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved