Jumat, 24 April 2026

Banjir di Berau

Banjir di Berau, Kepala BPBD Sebut Tersisa 5 Kampung yang Masih Terendam

Dari 15 kampung yang terdampak banjir kini tersisa 5 kampung yang masih tergenang.

Penulis: Ikbal Nurkarim | Editor: Samir Paturusi
TRIBUNKALTIM.CO/IKBAL NURKARIM
Kondisi banjir yang berada di kampung Tumbit Melayu, Berau sore kemarin, Selasa (18/5/2021).TRIBUNKALTIM.CO/IKBAL NURKARIM 

TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG REDEB - Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Berau Thamrin menyebutkan, dari 15 kampung yang terdampak banjir kini tersisa 5 kampung yang masih tergenang.

5 kampung yang dimaksud yakni Kampung Tumbit Melayu, Tumbit Dayak, Bena Baru, Pegat Bukur dan Long Lanut dengan ketinggian air ada yang masih mencapai sekitar 2 meter.

"Kami sama-sama sudah melihat lokasi banjir dimana ada lima kampung yang masih belum surut 100 persen yakni Kampung Tumbit Melayu, Tumbit Dayak, Bena Baru, Pegat Bukur dan Long Lanut," jelas Thamrin, Selasa (18/5/2021).

Baca Juga: Belasan Kampung Terendam Banjir di Berau, Wabup Bantah akibat Tanggul Perusahaan Batubara Jebol

Baca Juga: Banjir di Berau, Hanya Rugi Benih, Kampung Tumbit Melayu Sudah Melewati Masa Panen

"Jika dibandingkan dengan hari pertama yakni hari Minggu kemarin kelihatannya sudah ada penurunan, kalau saya lihat sekitar 30 persen penurunannya," tuturnya.

Meski demikian, Thamrin mengaku masih tetap siaga adanya banjir susulan mengingat peringatan BMKG bahwa potensi hujan di hulu masih akan terjadi.

"Kita berharap tidak terjadi lagi hujan deras di hulu, meskipun peringatan dini dari BMKG bahwa potensi hujan masih ada di hulu sehingga kita tetap siaga dan warga selalu kita sampaikan, agar tetap waspada dengan banjir susulan," tuturnya.

Baca Juga: Kondisi Terkini Banjir di Berau, Bupati Sri Juniarsih Sebut akan Fokus Penanganan Pasca Banjir

Baca Juga: Puskesmas Long La'ai Berau Sempat Terendam Banjir, Kadinkes Sebut Hanya Sebagian Obat yang Rusak

Untuk penyaluran bantuan sendiri kata Thamrin sejauh ini telah dilakukan ke kampung-kampung yang terendam banjir.

Bantuan untuk korban banjir pun tak hanya datang dari pemerintah tetapi juga datang perusahaan, komunitas hingga dari masyarakat sendiri.

Kondisi banjir yang berada di kampung Tumbit Melayu, Berau sore kemarin, Selasa (18/5/2021).TRIBUNKALTIM.CO/IKBAL NURKARIM
Kondisi banjir yang berada di kampung Tumbit Melayu, Berau sore kemarin, Selasa (18/5/2021).TRIBUNKALTIM.CO/IKBAL NURKARIM (TRIBUNKALTIM.CO/IKBAL NURKARIM)

"Untuk bantuan sendiri terhadap kampung yang terdampak telah kita salurkan semua, tinggal ada satu kampung yakni Punan Segah, yang belum karena memang banjirnya hanya lewat tidak seperti yang ada di wilayah Tumbit Melayu," tutupnya.

Baca Juga: Banjir Juga Melanda Kampung Tumbit Melayu Berau, Ketersediaan Air Bersih Jadi Keluhan Warga

Baca Juga: Warga Korban Banjir Minta Perhatian Pemkab Berau untuk Beri Bantuan Pangan

Diketahui ada sekitar 15 kampung terdampak banjir luapan sungai Segah dan Kelay dan lebih dari 2 ribu Kepala Keluarga (KK) menjadi korban banjir yang tersebar di 4 kecamatan.

Mereka ini berasal dari Kecamatan Kelay, Sambaliung, Segah dan Teluk Bayur. Sebelumnya, banjir berlangsung sejak 13 Mei 2021 kemarin. (*)

Berita tentang Banjir di Berau

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved