Berita Samarinda Terkini
Bangsal yang Terbakar di Samarinda Merupakan Bangunan Lama, Penyebab Kebakaran Belum Bisa Dipastikan
Rumah kontrakan yang terbakar di Perumahan Citra Griya rupanya bangunan paling lama di wilayah RT 21 tersebut.
Penulis: Rita Lavenia | Editor: Mathias Masan Ola
TRIBUNKALTIM.CO. SAMARINDA - Rumah kontrakan yang terbakar di Perumahan Citra Griya rupanya bangunan paling lama di wilayah RT 21 tersebut. Hal itu diungkapkan Fatma (36) selaku pemilik kontrakan 10 pintu tersebut.
"Bangunan sudah 17 tahun lebih. Tepatnya tahun berapa tidak tahu karena dulu orangtua Saya yang beli bangunan itu," ucap Fatma kepada Tribun.
Dia juga menuturkan memang belum pernah melakukan perbaikan bangunan secara menyeluruh.
Karena biasanya para pengontrak yang memperbaiki jika ada kerusakan yang tidak terlalu parah.
Baca juga: Harta Benda Ludes, Korban Kebakaran di Samarinda Mencari Sisa-sisa Barang di Bawah Puing Bangunan
"Tapi biasanya kalau ada perbai kan aliran listrik teman-teman yang ngontrak pasti lapor dan kita perbaiki," ucap Fatma.
Para tetangga yang berada di kawasan itu antusias membantu para korban untuk memenuhi pangan para korban kebakaran.
"Beruntung tidak ada korban jiwa. Kami berusaha membantu sebisa mungkin. Tadi minta sumbangan di depan gang kepada para pengguna jalan. Ini mau kami belikan makanan untuk teman-teman korban kebakaran," ucap Agus (38) warga setempat.
Diberitakan sebelumnya, kebakaran kembali terjadi di permukiman padat penduduk tepatnya di Perum Citra Griya, jalan Adam Malik, Gang Nihayah 4, Kelurahan Karang Asam Ilir, Kecamatan Sungai Kunjang.
Kebakaran tersebut terjadi pada Jumat dini hari (21/5/2021) pukul 00.30 WITA di saat warga sedang terlelap.
Dua unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan untuk memadamkan kobaran api.
Menurut Bu Icuk ketua RT.21 lokasi dimana kebakaran terjadi, api berhasil dipadamkan pada pukul 01.45 WITA.
Baca juga: NEWS VIDEO Video Detik-detik Polsek Candipuro Dibakar Ribuan Orang, Massa Tepuk Tangan
Musibah tersebut menghanguskan 1 unit rumah bangsalan yang terdiri dari sepuluh pintu dan sembilan kamar hangus tak bersisa.
"Memang kejadian saat orang-orang sedang tidur, sembilan kamar bangsalan itu yang terparah dan satu rumah yang dapurnya kena," ujar Bu Icuk.
Penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan kepolisian Sungai Kunjang, dugaan sementara menurut pengakuan Bu Icuk adalah konsleting listrik yang berasal dari kamar bangsalan paling ujung.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/puing-puing-kebakaran-di-samarinda.jpg)