Selasa, 28 April 2026

Berita Samarinda Terkini

Dihadiri Walikota Andi Harun, Dinas Pariwisata Kota Samarinda Gelar Sosialisasi Gerakan BISA

Sejak pertengahan 2020 Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif atau Kemenparekraf telah meluncurkan gerakan Bersih, Indah, Sehat dan Aman (BISA)

Editor: Mathias Masan Ola
TRIBUNKALTIM.CO, HANIFAN MAARUF
Walikota Samarinda, Andi Harun, menghadiri sosialisasi gerakan BISA (Bersih, Indah, Sehat dan Aman) di kafe Kong Djie, jalan Aga Khan Award, kawasan Citra Niaga, TRIBUNKALTIM.CO, HANIFAN MAARUF 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Sejak pertengahan 2020 Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif atau Kemenparekraf telah meluncurkan gerakan Bersih, Indah, Sehat dan Aman (BISA).

Pencetusan gerakan tersebut untuk menyiapkan destinasi wisata di seluruh Indonesia dalam memasuki adaptasi kebiasaan baru di masa pandemi Covid 19 dengan penerapan protokol kesehatan.

Untuk menjamin gerakan dari Kemenparekraf tersebut berjalan di Kota Samarinda, Dinas Pariwisata Kota Samarinda menggelar sosialisasi gerakan BISA di Kafe Kong Djie, jalan Aga Khan Award, Kawasan Citra Niaga, pada Jum'at (21/5/2021).

Baca juga: NEWS VIDEO Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Hetifah Sjaifudian Buka Gerakan BISA

Acara yang mengusung tema "Berani berubah, berani bisa" tersebut dihadiri Walikota Samarinda, Andi Harun, sekaligus membuka acara sosialisasi.

Dalam sambutannya Andi Harun menyatakan harapannya agar melalui gerakan ini masyarakat kota Samarinda mampu berubah dan menyesuaikan diri pada masa pandemi Covid 19 khususnya dalam bidang pariwisata.

"Pembangunan industri pariwisata memang tidak bisa lepas dari kegiatan industri kreatif dan UMKM yang bersih, sehat dan aman.

Maka upaya ini dilakukan agar di satu sisi industri pariwisata tetap berjalan, di sisi lain prokes juga tetap ditegakkan," jelas Andi Harun.

Kepala Dinas Pariwisata Kota Samarinda, I Gusti Ayu Sulistyani juga memberikan penjelasan bahwa sebenarnya gerakan serupa telah ada sebelum masa pandemi Covid 19.

Baca juga: Lagu Paser Bakerai Masuk Nominasi 5 Besar Lomba Tradisional Kontemporer Kemenparekraf

"Sebelum Covid 19 gerakan ini namanya gerakan sadar wisata, kemudian di masa pandemi Covid 19 bertransformasi menjadi gerakan BISA (Bersih, Indah, Sehat dan Aman).

Gerakan BISA sendiri memiliki komponen yang ditambahkan sesuai dengan keadaan saat ini dengan tujuan mempercepat pemulihan pariwisata di tengah pandemi," terangnya.

Dijelaskan Ayu lebih lanjut, kegiatan gerakan BISA sendiri terdiri dari kegiatan bersih-bersih, penataan dan penyemprotan disinfektan di lokasi destinasi wisata dengan terus memperhatikan protokol kesehatan.

"Selain di sini (Citra Niaga) kita akan tentukan lagi tempat-tempat lain untuk sosialisasinya, kita prioritaskan tempat-tempat wisata unggulan terlebih dahulu," lanjutnya.

Berita tentang Samarinda

Penulis: Hanifan Maruf | Editor: Mathias Masan Ola

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved