Minggu, 19 April 2026

Berita Samarinda Terkini

Warga di Samarinda Beri Tanggapan Soal Konflik Israel dan Palestina

Konflik perang antara Israel dengan Palestina menuai banyak kecaman di seluruh dunia, tidak terkecuali Indonesia, khususnya umat Islam

Penulis: Rita Lavenia | Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO/NEVRIANTO HARDI
Masa aksi damai solidaritas bela palestina menggelar aksi penggalangan dana di simpang Mall Lembuswana, Kota Samarinda, Kalimantan Timur pada Jumat (21/5/2021). 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Konflik perang antara Israel dengan Palestina menuai banyak kecaman di seluruh dunia, tidak terkecuali Indonesia, khususnya warga masyarakat di Kota Samarinda, Kalimantan Timur.

Oleh sebab itu ratusan massa pembela kemerdekaan Palestina turun aksi di Taman Samarendah Kota Samarinda, Jumat (21/5/202) sejak Pukul 14.00 Wita hingga Pukul 15.30 Wita.

Meski hal ini merupakan aksi bela Palestina, namun rupanya tidak semua masyarakat menganggap hal itu perlu.

"Kita bisa turut mendoakan, dan bila ada jalur untuk menyumbang bisa kita bantu, kenapa harus turun jalan dan membuat kemacetan?," kata Samy, pria yang bergelut di dunia perbengkelan mesin ini. 

Baca Juga: Satgas Covid Balikpapan Memberi Izin Aliansi Solimba Gelar Unjuk Rasa, Berikut Syaratnya

Baca Juga: NEWS VIDEO Sebut sebagai Kemenangan, Warga Palestina di Gaza Rayakan Genjatan Senjata

Berharap Perang Berakhir

Begitupun Maria (26), mengaku tidak mempermasalahkan apapun aksi yang dilakukan demi kemanusiaan.

Hanya saja, menurutnya, lebih baik, lebih dulu memperhatikan aksi intoleran yang ada di Indonesia itu sendiri.

"Masih banyak rasis kok di negara sendiri. Bukan tidak mendukung, tapi kita ini merdeka tapi mayoritas kadang menekan minoritas. Tapi Saya juga turut berdoa semoga perang Israel Palestina ini bisa segera berakhir. Karena banyak yang tidak berdosa di sana (Palestina)" harap gadis keturunan Manado-Batak ini.

Aksi Bela Palestina

Di tempat terpisah, Habib Alwy Bin Hamid Baraqbah, yang memimpin gerakan aksi bela Palestina tersebut berharap masyarakat Indonesia bisa melihat dari sisi kemanusiaan dan hati nurani.

Karena bagaimanapun Indonesia sudah merdeka dari segala hal.

"Indonesia ini berada di bawah dasar kemanusiaan. Sedangkan masyarakat Palestina adalah manusia yang perlu kita perhatikan sebagaimana yang tertera di dalam Pancasila," jelas Alwy.

Oleh sebab itu, Alwy mengajak masyarakat Indonesia, khususnya Kalimantan Timur untuk bisa bersama-sama memperhatikan Palestina.

Baca Juga: NEWS VIDEO Ratusan Warga Jordania Lakukan Unjukrasa Menentang Kekerasan di Palestina

Baca Juga: NEWS VIDEO Fadil Jaidi Salurkan Dana Bagi Warga Palestina, PMI Segera Sampaikan Donasi Publik

Bila tidak bisa turun aksi, minimal mendoakan agar Palestina segera merdeka.

"Mari kita perkuat persatuan kita. Doakan agar Palestina bisa sama dengan Indonesia yang merdeka tanpa terjajah," tutup Alwy.

Ikut Turun dalam Aksi Demo

Wakil Ketua DPRD Samarinda, Subandi turun dalam aksi Gerakan Selamatkan Palestina Kalimantan Timur (Kaltim) di Taman Samarendah, Jumat (21/5/2021).

Dalam kegiatan aksi yang massanya dan orang yang hadir diwajibkan dalam metaati Prokol Kesehatan (Prokes) tersebut, seperti halnya menggunakan masker dan menjaga jarak.

Subandi menuturkan dalam aksi solidaritas sesama umat muslim kali ini, mengingatkan bahwa adanya saudara sesama muslim yang telah dijajah oleh Israel.

Padahal, seharusnya setiap bangsa memiliki hak kemerdekaan yang dijamin oleh konstitusi setiap negara, dan itu juga ada kesepakatan dalam piagam Persatuan Bangsa Bangsa (PBB).

"Kemudian Palestina itu mestinya sudah lama merdeka tapi oleh Israel diulang-ulang dijajah sedemikian rupa," ungkapnya saat diwawancarai awak media TribunKaltim.co, Jumat (21/5/2021).

Baca juga: Aliansi Solimba Gelar Demo Bela Palestina di Balikpapan, Ajak Warga Boikot Produk Israel

Subandi mengatakan, hal tersebut menimbulkan keprihatinan.

Sebagaimana diketahui bersama Palestina merupakan kiblatnya muslim, di sanalah kota yang diberkahi oleh Allah SWT.

"Di sinilah solidaritas umat muslim dunia bangkit, jangan sampai kesewenang-wenangan penjajahan itu dibiarkan," ujarnya.

Ia mengharapkan bahwa gencatan senjata terhadap Palestina itu berakhir atau tidak dilakukan lagi, sehingga kemerdekaan Palestina bisa tercapai.

Ia berharap pemerintah Indonesia lebih aktif lagi dalam diplomasi-diplomasi internasional khususnya Dewan Keamanan PBB.

Baca juga: Kecam Serangan Israel, Umat Islam di Kaltim Gelar Aksi Bela Kemerdekaan Palestina

"Memang sekarang sudah mendorong, cuman saya memahami masih kurang full. Harapan kita Pemerintah Indonesia secara resmi lebih meningkatkan bargaining dengan PBB," ucapnya.

Berita tentang Samarinda

Penulis Rita Lavenia | Editor: Budi Susilo

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved