Breaking News:

Berita Pemprov Kalimantan Timur

Stabilkan Harga dan Tingkatkan Ketersediaan Beras, Bulog Serap Produksi Petani

Stabilitas harga dan ketersediaan gabah (beras) bagi masyarakat sangat penting, terutama pada masa pandemi Covid-19 yang merambah bangsa Indonesia

MASDIANSYAH/HUMASPROV KALTIM
Penandatanganan nota kesepahaman antara Pimpinan Perum Bulog Kantor Wilayah Kaltim dan Kaltara, Arrahim K Kanam dan ketua Gapoktan/Poktan/Petani/MKP, disaksikan tim Ditjen Tanaman Pangan Kementan dan kepala DPTPH Kaltim. 

TRIBUNKALTIM.CO - Stabilitas harga dan ketersediaan gabah (beras) bagi masyarakat sangat penting, terutama pada masa pandemi Covid-19 yang merambah bangsa Indonesia, tidak terkecuali Kaltim sejak Maret tahun lalu.

Oleh karenanya, Pemerintah Provinsi Kaltim melalui Dinas Pangan, Tanaman Pangan dan Hortikultura (DPTPH) Kaltim memfasilitasi pihak terkait untuk bersinergi menjaga stabilitas harga dan ketersediaan gabah bagi masyarakat.

"Kami telah melakukan pertemuan antarpihak, menyikapi penurunan harga gabah Maret lalu," kata Kepala DPTPH Kaltim Siti Farisyah Yana, Minggu (23/5).

Baca juga: Tetap Bekerja di Tengah Pandemi, TP PKK Bagikan Sembako ke Posyandu Berau

Pertemuan antarpihak, lanjutnya, menyikapi harga gabah kering panen (GKP) dan gabah kering giling (GKG) pada Maret lalu terjadi di Kabupaten Kutai Kartanegara, Penajam Paser Utara, dan Paser.

"Di mana harga di bawah harga pokok penjualan (HPP), yakni Rp 3.700 per kilogram. Padahal, harga dipatok pemerintah kisaran Rp 4.200 per kilogram saat itu," sebutnya.

Maka dilaksanakan rapat penanganannya pada Rabu, (31/3) dalam upaya menjaga produksi gabah petani dan meningkatkan ketersediaan beras bagi masyarakat.

Rapat dihadiri Koordinator Pengolahan dan Pemasaran Hasil Tanaman Pangan Direktorat PPHTP Ditjen TP Kementan (zoom), kepala Kanwil Perum Bulog Kaltim-Kaltara (Kaltimtara), Disperindagkop UKM Kaltim, PERPADI, Jadindo, BRI, Pemkab Kutai Kartanegara dan Berau, serta Pemkot Samarinda.

Baca juga: Gerakan Salat Subuh Berjamaah, Melanjutkan Kesucian Ramadan

Ditambahkan Yana, sebagai bentuk komitmen pemerintah, maka dilakukan penandatanganan kesepahaman Bulog dan Gapoktan.

Bulog menyerap gabah atau beras petani sesuai Permendag 24/2020 dan tambahan kualitas internal dan space gudang Bulog.

Penandatangan nota kesepahaman dilakukan antara Pimpinan Perum Bulog Kantor Wilayah Kaltimtara, Arrahim K Kanam dan ketua Gapoktan/Poktan/Petani/MKP disaksikan dan ikut menandatangani Tim Ditjen Tanaman Pangan Kementan dan kepala DPTPH Kaltim.

Disepakati penyerapan produksi beras oleh Perum Bulog sesuai standar mutu dipersyaratkan Permendag Nomor 24 Tahun 2020 tentang Penetapan Harga Pembelian Pemerintah untuk Gabah/Beras dan Persyaratan Pemeriksaan Kualitas Internal dari Perum Bulog, serta memperhatikan space gudang yang tersedia dan penyaluran beras. (yans/sdn/sul/adv)

Editor: Diah Anggraeni
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved