Berita Samarinda Terkini

Wawali Samarinda Rusmadi Wongso Tinjau Museum Samarendah, Bakal jadi Pusat Panggilan Darurat 112

Wakil Walikota (Wawali) Samarinda, Rusmadi, meninjau salah satu ruangan yang berada di area gedung Museum Samarendah.

Penulis: Muhammad Riduan | Editor: Budi Susilo
HO/PEMKOT SAMARINDA
Wakil Walikota (Wawali) Samarinda, Rusmadi, meninjau salah satu ruangan yang berada di area gedung museum Samarenda, tepatnya di kawasan taman Samarendah Jalan Bhayangkara, Kota Samarinda, Provinsi Kalimantan Timur pada Selasa (25/5/2021). 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Wakil Walikota (Wawali) Samarinda, Rusmadi, meninjau salah satu ruangan yang berada di area gedung Museum Samarendah.

Tepatnya di kawasan taman Samarendah Jalan Bhayangkara, Kota Samarinda, Provinsi Kalimantan Timur pada Selasa (25/5/2021).

Pada tinjauannya tersebut, Wawali didampingi opeh Kepala Diskominfo Samarinda Aji Syarif Hidayatullah, dalam rangka memantau ruangan yang nantinya akan dijadikan ruang kerja pusat layanan panggilan darurat 112 dan juga Sascom Kota Samarinda, Kalimantan Timur (Kaltim).

"Saya lihat pilihan di gedung ini cukup strategis untuk dijadikan pusat komando panggilan darurat dan berkumpulnya unit-unit kebencanaan yang dapat mendukung kinerja layanan panggilan 112 di Kota Samarinda nanti," ungkpa Rusmadi Wongso, sapaan karibnya.

Baca Juga: Pembukaannya Sempat Ditunda, Begini Progres Persiapan Museum Samarendah

Mantan Sekda Kaltim tersebut, menurutnya kunjungan tersebut bukanlah hasil keputusan final untuk memindahkan pusat komando layanan panggilan darurat.

Hal belum final itu, lantaran masih banyak yang harus dilengkapi dan juga dipersiapkan agar tujuan yang diingin dapat berjalan dengan lancarnya.

Karena apabila opsi pindah bisa berjalan sesuai harapan setidaknyan respon penanganan kebencanaan juga akan lebih cepat diatasi.

“Karena unit-unit kebencanaan di kumpulkan dalam satu pusat komando di gedung itu agar berfungsi maksimal," sebutnya.

Baca Juga: Dijadwalkan Buka untuk Umum 25 Februari, Ini Koleksi yang Akan Ditampilkan di Museum Samarendah

Selain ruangan yang bakal dimanfaatkan nanti. Itu juga untuk mendukung kinerja generasi milenial dalam pembuatan aplikasi yang mendukung penuh program kerja smart city.

"Jadi memang dibutuhkan ruang berkumpul untuk bertukar pikiran dan saling berbagi untuk memberi masukan," pungkasnya.

Utamakan Budaya Sejarah

Berita sebelumnya. Opening Ceremony Pameran Mandau dan Upacara Adat Dayak Bahau Hudoq Kawit yang dilaksanakan di Museum Samarendah, serta diisi dengan agenda prosesi Adat Hudoq

Kawit digawangi oleh Gerakan Pemuda Dayak, mulai dipersiapkan sejak Jumat (15/11/2019) kemarin, dan resmi dibuka pada Minggu 17 November 2019 hari ini.

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved