BPJamsostek Fasilitasi Perlindungan Honorer Kemenag, Wilayah Kalimantan Gencarkan Sosialisasi

Belum genap dua bulan sejak diterbitkannya Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 2 Tahun 202 tentang Optimalisasi Pelaksanaan Program Jaminan Sosial

Penulis: Siti Zubaidah | Editor: Diah Anggraeni
HO
Rapat koordinasi yang membahas tentang fasilitasi perlindungan honorer Kemenag di seluruh Indonesia. 

Yaqut beranggapan bahwa tidak mungkin rasanya jika terjadi risiko kerja dengan guru-guru madrasah di daerah, Kemenag bisa langsung menangani satu per satu.

Namun, Yaqut juga menekankan, kebijakan untuk memberikan perlindungan ini tidak boleh memberatkan guru dan tenaga kependidikan non-PNS yang saat ini memiliki penghasilan terbatas.

“Tentunya kita harus berpikir dengan cara pikir teman-teman honorer ini. Jangan sampai (premi yang dibayarkan) akan mengurangi pendapatan teman-teman ini,” pesan Menag. 

Baca juga: BPJamsostek Balikpapan Kerjasama dengan Iwapi, Badan Usaha dan Pekerja Sepakat Jadi Peserta

Di tempat terpisah, Pps Deputi Direktur Wilayah Kalimantan Muhammad Ramdhoni menyampaikan, saat ini gencar dilakukan sosialisasi Inpres Nomor 2 Tahun 2021 tersebut kepada seluruh masyarakat pekerja.

Baik melalui pemerintah daerah, kementerian atau lembaga, maupun sektor keuangan dalam hal ini perbankan dan lembaga keuangan lainnya.

“Di Kementrian Agama, kami terus melakukan koordinasi di tingkat provinsi maupun kabupaten untuk dapat segera bersinergi dalam melakukan perlindungan terhadap pekerja yang ada di bawah Kementrian Agama,” tutup Ramdhoni. (dha)

Sumber: Tribun Kaltim
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved