Breaking News:

Berita Kubar Terkini

Hidupkan Kembali Olahraga Tradisional, Dispora Kubar Gelar Pertandingan Begasing dan Belogo

Sebagai bentuk kepedulian terhadap budaya olahraga tradisional yang dinggap mulai luntur terkikis laju perkembangan modernisasi, Dinas Pemuda dan Olah

Penulis: Zainul | Editor: Rahmad Taufiq
TRIBUNKALTIM.CO/ZAINUL MARSYAFI
Plt. Kepala Dispora Kubar, Petrus saat menyaksikan pelaksanaan pertandingan olahraga tradisional, berupa begasing yang digelar di Alun-alun ITHO Kutai Barat. TRIBUNKALTIM.CO/ZAINUL MARSYAFI 

TRIBUNKALTIM.CO, SENDAWAR– Sebagai bentuk kepedulian terhadap budaya olahraga tradisional yang dianggap mulai luntur terkikis laju perkembangan modernisasi, Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Kutai Barat menggelar pertandingan olahraga tradisional (oltrad).

Begasing merupakan salah satu jenis olahraga tradisional yang terbuat dari kayu dan diukir membentuk kerucut di kedua ujungnya atau bulat, lalu dimainkan dengan cara diputar menggunakan seutas tali kemudian dihempaskan atau melempar gasing lain yang sudah lebih dulu ke tanah sehingga berputar. 

Siapa yang paling lama berputar maka itulah yang dianggap sebagai pemenangnya. 

Pertandingan olahraga tradisional ini dilangsungkan di Alun-alun ITHO Sendawar, Kompleks perkantoran Pemerintah Kutai Barat pada jumat (28/5/2021).

Meskipun hanya diikuti oleh beberapa orang perwakilan dari dua kantor Dinas Pemerintahan Kutai Barat, yakni Dispora dan Dinas Pertanian (Distan) Kubar, namun kegiatan tersebut berlangsung meriah dengan tetap mematuhi protokol kesehatan Covid-19

Baca juga: Akses Masuk Kubar-Mahulu Dibuka, Pengelola Jasa Transportasi Sungai di Pelabuhan Tering Kewalahan

Plt Kepala Dispora Kubar, Petrus yang didampingi Kepala Seksi Pemberdayaan Olahraga Dispora Kubar, Alkatib mengatakan, kegiatan ini sebagai upaya menggalakkan kembali oltrad yang sudah mulai tergerus oleh zaman, sekaligus sebagai upaya refreshing dan juga menjaga kebugaran serta kesehatan tubuh.

Di mana kondisi pandemi sekarang tentu sangat berdampak pada tenaga dan kondisi pikiran yang dapat menyebabkan turunnya imun tubuh.

“Yang utamanya adalah menggalakkan kembali oltrad di Bumi Tanaa Purai Ngeriman di samping sebagai usaha kita menjaga kesehatan dengan berolahraga. Pelaksanaannya pun masih tetap dengan mengedepankan protokol kesehatan,” kata Petrus, saat ditemui di sela kegiatan pertandingan.

Dia menjelaskan ada dua cabang oltrad yang dipertandingkan kali ini yaitu begasing dan belogo.

Halaman
12
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved