Liga 2
Update Liga 2, 8 Alasan Bos Persiba Balikpapan Tolak Usulan PT LIB, Dianggap Sebagai Anak Tiri
Update Liga 2, 8 alasan Bos Persiba Balikpapan tolak usulan PT LIB, dianggap sebagai anak tiri
Jika tidak memungkinkan, maka kompetisi bisa digelar dalam dua grup.
"Di masa pandemi ini, kami melihat bahwa semua klub (Liga 1, Liga 2, dan Liga 3) mengalami krisis finansial."
"Jadi sungguh tidak seimbang bila Liga 1 digelar dengan sistem kompetisi penuh, sementara Liga 2 memakai sistem bubble. Ada kesan bahwa klub peserta Liga 2 adalah anak tiri atau mungkin anak tetangga yang tidak perlu diperhatian dan kasih sayang penuh selayaknya anak kandung," tulis poin nomor empat.
Pada poin kelima, Persiba Balikpapan sangat setuju pelaksanaan Liga 2 dengan protokol kesehatan yang ketat dan aman.
Poin keenam, menurut Gede Widiade, jika dikritisi durasi Liga 2 digelar mulai Juli-Desember 2021 karena memang PT LIB mengajukan izinnya seperti itu.
"Konsekuensinya adalah pemain-pemain Liga 2 yang telah selesai berkompetisi akan menganggur sekitar tiga sampai empat bulan karena menunggu selesainya Liga 1 sebelum masuk lagi ke kompetisi Liga 2 musim berikutnya."
"Itu pun jika mereka finish di partai final atau semifinal. Tapi yang tidak sampai di babak empat besar, tentu masa menganggurnya akan lebih panjang dan akan semakin menurun kualitas para pemain," jelas poin keenam itu.
Pada poin ketujuh, Persiba Balikpapan menginginkan drawing digelar secara terbuka, bukan virtual dan dihadapan notaris serta saksi yang sah.
Poin kedelapan, Persiba Balikpapan ingi gagasan Liga 2 memiliki perusahaan pengelola tersendiri biar direalisasikan.
"Ini seperti halnya PT LIB di Liga 1. Mayoritas sahamnya akan dimiliki oleh semua klub peserta Liga 2," tutup poin delapan.
Latihan di Jakarta
Klub sepakbola Persiba Balikpapan akan unjuk gigi di Liga 2 nanti. Menyiapkan kerangka tim, Persiba menggelar pemusatan latihan di Jakarta mulai Rabu (2/6/2021) besok.
“Dijadwalkan tim tiba di Jakarta tanggal 1 Juni, setelah itu pelatih minta langsung latihan," kata Sekretaris Persiba, Rahmad Sumanjaya.
Pemilihan Kota Jakarta sebagai lokasi latihan, menurut Rahmad, lantaran aksesnya lebih mudah serta lebih cepat dan mudah mencari lawan tanding.
”Kalau di Balikpapan pasti sulit karena Borneo FC sudah berada di Jogjakarta. Jadi di sini nanti pelatih minta tiga sampai empat kali uji coba," tuturnya.