Kamis, 21 Mei 2026

Kebakaran di Kelurahan Baru Ulu

Akui Konsumsi Narkoba, Paman Terduga Pelaku Kebakaran di Gunung Bugis Bantah Ada Kesengajaan

Penyebab kejadian kebakaran yang menimpa 3 RT Kelurahan Baru Ulu, Balikpapan Barat masih dalam lidik kepolisian

Tayang:
TRIBUNKALTIM.CO/DWI ARDIANTO
Sebuah kebakaran menyasar ke perumahan warga yang ada tidak jauh dari Masjid Jami Al-Ula yang beralamat di kawasan Kelurahan Baru Ulu, Balikpapan Barat, Kota Balikpapan, Kalimantan Timur, Sabtu (5/6/2021) malam. 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Penyebab kejadian kebakaran yang menimpa 3 RT Kelurahan Baru Ulu, Balikpapan Barat masih dalam lidik kepolisian.

Kendati demikian, bencana tersebut diisukan disengaja oleh pria setempat berinsial BB (18).

Seperti yang disebutkan oleh salah seorang warga terdampak, Rizal menuturkan bahwa kebakaran yang meludeskan hingga 21 rumah tersebut, diakibatkan BB yang meminta uang namun tak dikasih oleh ayahnya, HR (50).

Lantaran tak diberi, BB diduga mengambil tindakan nekat membakar rumahnya sembari mengunci HR dari luar.

Baca Juga: Cerita Pascakebakaran di Gunung Bugis Baru Ulu Balikpapan, Korban Mengais Sisa-sisa Benda

Namun isu tersebut dibantah oleh Paman BB, Elfiansyah (53) saat dikonfirmasi, Selasa (8/6/2021).

"Mendengar isu-isu bakar orangtua katanya kan. Miris juga hati ini, Saya rasa nggak segitunya," ujar Elfiansyah.

Meski demikian, ia pun tak heran jika isu itu tersebut jadi santer beredar. Sebab kultur masyarakat, menurut Elfiansyah, sering menyimpulkan hanya dari kebiasaan.

"Misalnya, ada tetangga kemalingan pasti yang divonis pertama siapa yang suka nyolong di kampung itu. Itu sudah pasti, jadi nggak heran saya dengan penilaian orang," jelasnya.

Baca Juga: Kebakaran di Baru Ulu Balikpapan, Telan 1 Korban Jiwa Ditemukan Hangus Melekat di Lantai Rumah

Elfiansyah sendiri memang membenarkan bahwa BB kerap melakukan perbuatan menyimpang. Baik itu mabuk-mabukan, menghirup lem, hingga tindak kriminal seperti penyalahgunaan narkoba.

Dirinya secara terbuka akui sering mendapati ada bekas bungkus lem bersliweran di rumah BB, lantas membuangnya tanpa sepengetahuan BB.

Oleh karenanya, berdasarkan pengamatan Elfiansyah, BB yang belakangan diketahui hanya mengenyam hingga bangku SMP itu, tampak mengalami gangguan.

Namun ia sendiri tak banyak mengerti perihal gangguan yang menyasar keponakannya.

"Kalau dampaknya dari narkoba memang tidak bisa dipungkiri. Anak itu sekarang terganggu. Kadang sambil jalan ngomong sendiri," terang Elfiansyah.

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved