Breaking News:

Berita Kukar Terkini

Wabup Kukar Rendi Solihin Terima Santunan dari BPJS untuk Ahli Waris Satpol PP yang Tewas Kecelakaan

Wabup Kukar Rendi Solihin mengapresiasi gerak cepat Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan memberikan santunan kepada ahli waris.

Penulis: Aris Joni | Editor: Mathias Masan Ola
HO/Prokom
Wabup Kukar Rendi Solihin terima langsung bantuan santunan dari BPJS untuk keluarga anggota Satpol PP yang tewas kecelakaan beberapa waktu lalu (HO/Prokom) 

TRIBUNKALTIM.CO, TENGGARONG - Wabup Kukar Rendi Solihin mengapresiasi gerak cepat Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan memberikan santunan kepada ahli waris.

Hal tersebut disampaikan saat menyerahkan santunan kepada keluarga almarhum Hardiansyah Bin Herry Sumono staf humas Satpol PP Kukar dan Cecilia Agustiana staf Dinas Perhubungan Kukar.

Penyeraahan santunan itu disaksikan Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Samarinda Muhyiddin di Rumah Jabatan Wakil Bupati Kukar, Senin (7/6/2021) kemarin.
 

Baca juga: Pekerja PT Istaka Karya Korban Pembantaian di Nduga Tak Akan Menerima Santunan BPJS Ketenagakerjaan

"Kami sangat mengapresiasi kesigapan dari teman-teman BPJS Ketenagakerjaan terkait cepat tanggap terhadap musibah yang menimpa pesertanya dalam hal ini THL di Dinas Perhubungan dan Satpol PP Kukar," ucap Rendi Solihin dalam rilis prokom setkab Kukar.

Lanjut dia, berkaitan dengan pelaksanaan BPJS Ketenagakerjaan sesuai Instruksi Presiden Republik Indonesia nomor 2 tahun 2021 tentang Optimalisasi Pelaksanaan Program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan, Wabup Kukar H Rendi Solihin  menyambut baik instruksi presiden tersebut.

Menurutnya apa yang diintruksikan tersebut sejalan dengan visi misi Kukar Idaman yaitu memberikan BPJS Ketenagakerjaan bagi Non ASN dan aparatur desa.

Baca juga: Ahli Waris Terima Santunan Rp 137 Juta, Iuran BPJS Ketenagakerjaan Kecil tapi Manfaatnya Luar Biasa

Ditambahkannya, hingga saat ini ada sekitar 5146 Non ASN dan aparatur desa yang telah terdaftar menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan, dan sekitar 4922 yang belum terdaftar.

Namun dari jumlah yang belum terdaftar tersebut menurutnya sekitar 2400 Non ASN telah dianggarkan melalui anggaran tahun 2021 namun belum dapat menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan.

"Sampai hari ini ada total sekitar 5146 (Non ASN) yang telah terdaftar, dan sekitar 4922 belum terdaftar, namun sekitar 2400 Non ASN yang belum terdaftar telah dianggarkan melalui anggaran tahun 2021 hanya saja belum mendaftar menjadi peserta," ucap Rendi Solihin.
 

Baca juga: Angka Kecelakaan Naik selama Lebaran, PT Jasa Raharja Berikan Santunan ke Korban Laka di Kaltimtara

Sementara itu, Kepala BPJS Ketenagakerjaan cabang Samarinda Muhyiddin mengatakan, pemberian santunan tersebut berdasarkan Peraturan Pemerintah nomor 82 tahun 2019 yang merupakan perubahan atas peraturan pemerintah nomor 44 tahun 2015 tentang penyelenggaraan program jaminan kecelakaan kerja dan jaminan kematian.

Untuk diketahui, kegiatan yang juga dirangkai dengan penandatanganan nota kesepakatan antara Pemkab Kukar bersama BPJS Ketenagakerjaan Kukar Tenggarong tentang penyelenggaraan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi pegawai pemerintah non pegawai negeri dan aparatur desa di Kabupaten Kukar tersebut turut dihadiri Kadis Perhubungan Kukar Heldiansyah, Kasatpol PP Kukar H Fida Hurasani, Kadis Transmigrasi dan Ketenagakerjaan Hamly, Kabag Kerjasama Setkab Kukar Junaidi.(*)

Berita tentang Kukar

Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved