Breaking News:

Virus Corona di Bontang

Disdikbud Klaim Aturan Pembelajaran Tatap Muka di Bontang Telah Sesuai Skema dari Instruksi Presiden

Pemkot Bontang belum menentukan sikap terkait instruksi skema penerapan konsep pembelajaran tatap muka dari Presiden Joko Widodo.

Penulis: Ismail Usman | Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO/ISMAIL USMAN
Penerapan ujian pembelajaran tatap muka di Sekolah Dasar Muhammadiyah Bontang Selatan, Kota Bontang, Kalimantan Timur. 

Tujuannya agar jumlah murid yang melaksanakan pembelajaran tatap muka tidak membludak.

"Sama aja maksudnya itu. Bedanya mungkin karena kita lakukan secara bergantian setiap kelas," tutunya.

Meski begitu, Saparudin, menegaskan skema pembelajaran tatap muka nantinya akan tetap menyesuaikan dari kebijakan Presiden Joko Widodo, setelah pentuk teknis telah diterima Pemkot Bontang.

"Kita pasti menyesuaikan karena itukan aturan. Makanya kami masih nunggu juknisnya," beber Saparudin.

Baca Juga: Dinkes Berau Ingatkan Pembelajaran Tatap Muka Juli 2021 Harus Perhatikan Zona Daerah

Diketahui konsep pembelajaran tatap muka dari Presiden harus dilakukan secara terbatas, dengan jumlah peserta murid 25 persen dari total siswa.

Pertemuan dilakukan di sekolah hanya dua kali dalam seminggu, dengan batas maksimal belajar hanya dua jam per harinya.

Rekomendasi Protokol Kesehatan versi KPAI

Komisi Perlindungan Anak Indonesia atau KPAI mendukung sekolah tatap muka Juli 2021.

Alasannya adalah ada mata pelajaran yang sulit dipahami jika hanya belajar dari rumah, serta banyaknya peserta didik yang belum pernah melihat sekolahnya sama sekali.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved