Liga Italia
Beda Jalan AC Milan dan Inter Milan Meraih Kesuksesan, Racikan Pioli Lebih Manjur
Inter Milan dan AC Milan bisa dikatakan merengkuh sukses dalam kompetisi musim 2020/2021.
Namun hal yang perlu digarisbawahi, sejak awal cara yang ditempuh AC Milan dan Inter Milan demi jalur kesuksesan mereka sangatlah berbanding kontras.
Inter Milan di bawah kepemilikan Steven Zhang memilih cara instan dengan memberikan gelontoran dana fantastis.
Selain menggunakan jasa Antonio Conte, Nerazzurri diberikan dana melimpah untuk memboyong deretan striker kelas wahid.
Sebut saja Romelu Lukaku, Christian Eriksen, Ashley Young, Nicolo Barella, hingga Stefano Sensi jadi bukti gerbong pemain mewah yang merapat ke Inter Milan.
Meskipun di musim perdananya Inter Milan bersama Conte gagal mengakhiri dominasi Juventus.
Setidaknya progress yang dilakukan terbilang nyata, yakni mengakhiri musim 2019/2020 dengan finis di tangga kedua.
Baru di musim ini, Inter Milan mampu tampil meyakinkan dengan skuat mewahnya menghentikan hegemoni Juventus yang mengakar kuat selama sembilan musim terakhir.
Baca juga: Maldini Kehabisan Akal, AC Milan Butuh Dana Segar untuk Datangkan Pilar Baru, 6 Pemain Siap Dijual
Lain Inter Milan lain halnya dengan AC Milan.
Elliot Management selaku pemilik AC Milan mencoba membangun dinasti kekuasaan klub dengan proses.
Pemilihan Stefano Pioli menjadi keputusan yang tepat karena struktur kepelatihannya yang jelas.
Mantan juru taktik Fiorentina ini lebih mengedepankan pemain muda yang dikombinasikan dengan yang berpengalaman.
Pemain muda seperti Rafael Leao, Brahim Diaz, Franck Kessie dan Ismael Bennacer jadi pilihan utama sang Allenatore.
Deretan pemain muda pilihan Pioli dikombinasikan dengan pemain berpengalaman seperti Zlatan Ibrahimovic dan Simon Kjaer.
Hasilnya terbukti manjur.
Perlahan namun pasti AC Milan kembali menemukan identitasnya sebagai klub yang disegani oleh Italia, Eropa dan dunia.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/ac-milan-dan-inter-milan.jpg)