News Video
NEWS VIDEO Terekam CCTV Aksi Dua Bocah SD Curi Kotak Amal Masjid
Dua Bocah SD Curi Kotak Amal Masjid, Pakai Alat Bantu Sendok Untuk Buka, Sudah 10 Kali Beraksi
TRIBUNKALTIM.CO - Dua Bocah SD Curi Kotak Amal Masjid, Pakai Alat Bantu Sendok Untuk Buka, Sudah 10 Kali Beraksi
Aksi dua bocah yang bobol kotak amal di Masjid Nurul Huda, Jalan Sidingin Nomor 35 Komplek Wisma Tabing Indah, Kecamatan Koto Tangah, Padang, Provinsi Sumbar, pada Minggu (6/6/2021) terekam CCTV.
Kedua tersangka disebut menggunakan alat bantu sendk untuk membobol kotak amal tersebut.
Pihak masjid menyebut kotak infak yang diambil isinya adalah yang berada di luar masjid dan dalam masjid.
Dilansir Tribunpadang.com, Pengurus Masjid Seksi Dakwah dan Pendidikan, Arnius An Khatib Bandaro, mengatakan kalau pihaknya telah mencari tahu siapa pelaku.
Pihak masjid mencari tahu pelaku dari rekaman CCTV di masjid tersebut.
Baca juga: NEWS VIDEO Viral Aksi Emak-emak Mencuri Sangkar Burung di Bekasi Terekam CCTV
Ternyata, pelaku kasus pencurian itu dilakukan oleh dua bocah SD, dengan menggunakan alat sendok untuk membantu membobol kotak amal incarannya.
Mengetahui hal tersebut, pihaknya memanggil kedua orang tua pelaku pada Rabu (9/6/2021).
"Kami panggil kedua orang tuanya setelah kita ketahui siapa pelakunya, yaitu dengan melihat rekaman kamera CCTV," kata Arnius, Kamis (10/6/2021).
Arnius menyebutkan, anak tersebut juga mengakui kalau juga melakukan pencurian kotak infak di masjid lainnya.
Tersangka juga mengak telah melakukan aksinya di 10 tempat yang salah satunya adalah masjid tersebut.
"Sekitar 10 tempat, termasuk tetangga masjid kita di sekitar Masjid Nurul Huda. Kita sampaikan agar anak ini dapat dibina, kalau tidak dibina akan menjadi sebuah profesi baginya," jelasnya.
Baca juga: NEWS VIDEO Terekam CCTV Kawanan Pencuri Bobol 2 Mesin ATM, 1 Jam Beraksi Gondol Uang Rp400 Juta
Tak hanya kotak amal, pelaku juga membawa kabur sepeda anak yang sednag mengaji.
Anak pelaku pembobolan kotak amal tersebut kini dikabarkan telah diserahkan ke orang tua.
Jika terjadi hal yang sama, pihak masjid tidak akan menolerir aksi yang dilakukan.
"Malam tadi sudah kita serahkan ke pihak keluarga. Namun, kalau kedapatan lagi, maka akan kita serahkan kepada pihak berwenang," katanya. (*)