Pesona Borneo
Tak Hanya Berburu Sunrise & Sunset, Pemandangan Samarinda Sungguh Indah Dilihat dari Puncak Steling
Tak Hanya Berburu Sunrise & Sunset, Pemandangan Samarinda Sungguh Indah Dilihat dari Puncak Steling
Penulis: Nevrianto |
Garansi pemandangan indah nan elok kota Samarinda bisa dinikmati apalagi bila cuacanya pas, atau bersabar menanti matahari terbenam atau matahari terbit agar bisa diabadikan dengan ponsel.
Selain itu jaga kelestarian alam kebersihan bersama, demi kenyamanan bersama. Bagi yang mau ke Puncak Steling.
Layak jadi Tempat Olahraga
Olahraga sudah biasa bagi setiap insan yang menjaga kebugaran tubuh apalagi olahraganya di alam bebas. Seperti yang dialami 3 orang sekawan, diakhir pekan di Puncak Steling melalui permukiman Jalan Kakap Kota Samarinda Kalimantan Timur.
Awalnya tribunkaltim.co dapat informasi dari warga permukiman dekat Puncak Steling, kawasan tersebut sepi tak ada aktivitas lagi.
Setelah menempuh perjalanan sekitar 10 menit menaiki dataran dan pemukiman lerengnya 30 sampai 60 derajat memang tampa lengang suasana Puncak Steling.
Hanya ada 3 orang warga menghadap ke arah sunset dan pemandangan Kota Samarinda dan Sungai Mahakam dengan lembayung senja atau sunsetnya.
Saat dihampiri ternyata mereka tiga sekawan yang suka olahraga yakni Ovi, Tere, dan Nova. "Kami suka olahraga dan senang ke Puncak Steling apalagi pandemi sejak tahun 2020.
Sempat bingung untuk kegiatan olahraga, jadinya ke Puncak Steling dengan medan bagus untuk olahraga on-on," kata Ovi dan Nova.
Setiap olahraga Ovi, Tere, dan Nova menjalani dengan santai.
"Kami olahraga tanpa mengejar target misalnya lari ya harus happy dibawa senang. Terlebih pemandangan senjanya di Puncak Steling dapat indah, jadi bebas aja saat olahraga rasanya plong. Udaranya lebih bagus. Biasanya jam 4 sore kami olahraga mengejar senja," kata Ovi.
Tak terkecuali Tere mengaminkan apa kata Ovi dan Nova memuji keindahan pemandangan Puncak Steling maksimal.
"Kalau anak Senja Samarinda, sebutan bagi kawula muda yang suka dengan suasana senja biasanya di tempat ngopi Jalan Siradj Salman kan juga kelihatan tuh pemandangan sunset. Tapi di Puncak Steling jauh lebih keren, nggak ramai seperti di kafe, kedai atau tempat ngopi di Jalan Baru kawasan Kota Samarinda. Keren di Puncak Steling. Semoga lebih dikelola lagi Puncak Steling," harap Tere , Ovi, dan Nova yang mengakhiri kunjungan sekitar pukul 18.05 wita mereka turun dari Puncak Steling melalui sebuah gang di Jalan Otto Iskandardinata. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/puncak-steling-samarinda_3.jpg)