Berita Kubar Terkini
Pengendalian Kasus Penyakit Tuberculosis di Kutai Barat, PKK Kubar Jalin Kerjasama dengan PPTI
Selain fokus terlibat dalam upaya pencegahan covid-19, TP-PKK Kabupaten Kutai Barat menaruh perhatian serius terhadap kasus penyakit tuberculosis.
Penulis: Zainul | Editor: Budi Susilo
Baca Juga: Beredar Pesan Berantai Foto Daging Bergelembung Putih Terinfeksi TBC, Ini Penjelasan Dokter Hewan
Di antaranya, mensosialisasikan kepada masyarakat untuk menerapkan pola hidup sehat.
"Dimulai, dari rumah dan lingkungan" ujarnya.
Target Bisa Diberantas Tahun 2030
Berita sebelumnya. Bupati Kutai Barat melantik pengurus PPTI (Perkumpulan Pemberantasan Tuberkulosis Indonesia) Periode 2019-2024 Kabupaten Kutai Barat digedung TP-PKK Kabupaten Kutai Barat.
Pelantikan disaksikan para Kepala OPD, pengurus PPTI Provinsi Kaltim, Ketua TP-PKK Kabupaten dan Ketua TP-PKK Kecamatan beserta jajarannya, pengurus organisasi wanita lainnya di Kutai Barat.
Bupati Kutai Barat FX Yapan Tumenggung Singa Praja dalam sambutannya berharap keberadaan PPTI membawa dampak signifikan terhadap upaya peningkatan kualitas derajat kesehatan masyarakat Kutai Barat.
Terutama pemberantasan penyakit Tuberkolosis.
Bupati mengimbau agar PPTI melembagakan peran dan fungsi PPTI sebagai organisasi sosial yang bergerak di bidang penanggulangan TBC dan Paru.
Hal ini bisa membuktikan bahwa dengan adanya PPTI, penyakit TBC, khususnya TBC paru dapat diberantas, sebagaimana tujuan pemerintah, pada 2030 penyakit TBC di wilayah Kaltim, Indonesia pada umumnya dapat diberantas.
Bupati Yapan menuturkan demi sukses terselanggaranya peran pengurus PPTI diharapkan dapat meningkatkan sinergitas dan kerjasama yang baik dengan seluruh elemen terkait.
"Saya berharap agar fungsi penyuluh lebih optimal demi terwujudnya pemahaman yang baik oleh masyarakat sehingga benar-benar memahami akan bahayanya TBC dan bagaimana mencegahnya," ujarnya.
Pengurus harus berkarya bukan sekedar berkarya, sehingga PPTI ini juga membantu mengatasi penyakit lain seperti stunting dan lain sebagainya.
Walaupun tidak mengesampingkan tugas pokoknya, pengurus PPTI juga dapat bersinergi dengan pemerintah daerah dapat meningkatkan taraf kesehatan masyarakat Kutai Barat.
"Semua daya dan upaya menjadi penting demi terwujudnya pembangunan daerah menuju 'Hari Esok Lebih Baik daripada Hari Ini'",tuturnya.