Breaking News:

Virus Corona

Alasan Ahli Minta Pemerintah Hentikan Sementara Penggunaan GeNose, Tunggu Hasil Validasi Eksternal

Ada permintaan dari Ahli agar menghentikan sementara penggunaan GeNose. Ahli menyinggung soal hasil validasi eksternal yang hingga saat ini belum ada.

Editor: Amalia Husnul Arofiati
Tribun Jateng/Hermawan Handaka
Ilustrasi. Layanan GeNose C-19 ini hanya diperuntukan bagi calon penumpang yang telah memiliki tiket pesawat yang berangkat pada hari itu juga dari Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani, Rabu (28/4/2021). Ada permintaan dari Ahli untuk menghentikan sementara penggunaan GeNose. Ahli menyinggung soal hasil validasi eksternal yang hingga saat ini belum ada 

TRIBUNKALTIM.CO - Ada permintaan dari Ahli untuk menghentikan sementara penggunaan GeNose.

Ahli menyinggung soal hasil validasi eksternal yang hingga saat ini belum ada.

Sementara itu di Twitter, GeNose juga masuk deretan trending topic, Senin (21/6/2021).

Selain GeNose sejumlah kata yang terkait dengan Virus Corona jadi trending.

Seperti Covid-19 di Indonesia, Herd Stupidity dan GeNose.

GeNose jadi trending topic Senin (21/6/2021)
GeNose jadi trending topic Senin (21/6/2021) (Capture Twitter)

Permintaan Ahli untuk menghentikan sementara penggunaan alat tes Covid-19 buatan Universitas Gadjah Mada ( UGM ), GeNose.

Pernyataan ini disampaikan Ahli Biologi Molekuler, Ahmad Utomo meminta pemerintah untuk menghentikan sementara penggunaan GeNose.

Baca juga: Penumpang Positif Gagal Berangkat, Cukup Bayar Rp 15 Ribu untuk Biaya Test Ulang GeNose

Diketahui, GeNose bisa menjadi syarat perjalanan di semua moda transportasi, selain antigen dan PCR sejak 1 April 2021.

Seperti dikutip TribunKaltim.co dari Kompas.com, penggunaan GeNose berdasarkan Surat Edaran (SE) Nomor 12 Tahun 2021 tentang Ketentuan Perjalanan Orang Dalam Negeri dalam Masa Pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

Tunggu hasil validasi eksternal

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved