Virus Corona di Berau
Anggaran Belanja Tidak Terduga untuk Penanganan Covid-19 di Berau Masih Ada Sisa
Anggaran Belanja Tidak Terduga (BTT) peruntukan penanganan Covid-19 di Kabupaten Berau, Provinsi Kalimantan Timur
Penulis: Renata Andini Pengesti | Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG REDEB - Anggaran Belanja Tidak Terduga (BTT) peruntukan penanganan Covid-19 di Kabupaten Berau, Provinsi Kalimantan Timur kini tersisa sebesar Rp 300 juta.
Demikian diungkapkan oleh Kepala BPKAD Berau, Maulidiyah kepada Tribunkaltim.co di Kabupaten Berau, Kalimantan Timur pada Senin (21/6/2021).
Dia mengatakan, anggaran tersebut tidak dapat mencakup ke seluruh kebutuhan OPD Teknis yang menangani Covid-19.
Saat ini anggaran tersebut masing-masing ditanggung oleh OPD terkait.
Baca juga: UPDATE Virus Corona di Berau, Belum Capai Herd Immunity Baru Hanya 20 Persen
“Iya anggaran itu sudah tidak mencukupi, tapi kan sudah mengandalkan dari refocusing APBD untuk saat ini,” jelasnya.
Dijelaskan olehnya, jumlah anggaran BTT sendiri semula sebanyak Rp 200 miliar yang khusus disediakan untuk bencana darurat.
Dengan jumlah yang tersisa yakni Rp 300 juta, menurutnya tidak bisa lagi dikeluarkan untuk penanganan pandemi Covid-19.
Lantaran juga telah terserap dari adanya bencana banjir di beberapa waktu lalu.
“Ya kalau masalah anggaran memang masih butuh, ada Instruksi Mendagri No 13 Tahun 2021 juga untuk memperpanjang PPKM Mikro, tentu butuh,” tegasnya.
Setelah Adanya Refocusing
Sementara ini, anggaran penanganan Covid-19 masih harus ditanggung oleh masing-masing OPD terkait setelah adanya refocusing khususnya pada Dinas Kesehatan, BPBD Berau serta RSUD.
Perlu diketahui anggaran untuk instansi telah disalurkan melalui APBD sebesar Rp 30 miliar untuk RSUD dan Rp 15 miliar khusu untuk BPBD.
Baca juga: Kecamatan Tanjung Redeb Kembali Zona Merah Covid-19, Dinkes Berau Larang Perpisahan Sekolah
Opsi untuk pembebanan anggaran kepada masing-masing OPD pun lantaran sudah memasuki pertengahan tahun.
“Sehingga tidak ada lagi perubahan serta penyesuaian anggaran yang bisa dilakukan,” ungkapnya.
