Selasa, 14 April 2026

Berita Kutim Terkini

Anggota DPRD Kutim Said Anjas Sebut Banyak Bisa Jadi Referensi Regulasi Pada Dialog KNPI

Politikus partai Golongan Karya tersebut menilai, positif kegiatan diskusi publik dimana pertanyaan pemuda terkait ketenagakerjaan bisa terjawab

Penulis: Syifaul Mirfaqo | Editor: Samir Paturusi
TRIBUNKALTIM.CO/SYIFAUL MIRFAQO
Anggota DPRD Kutai Timur Sayid Anjas menilai positif kegiatan diskusi publik di Gedung Serba Guna, Kawasan Bukit Pelangi, Kabupaten Kutai Timur.TRIBUNKALTIM.CO/SYIFAUL MIRFAQO 

TRIBUNKALTIM.CO, SANGATTA - Anggota DPRD Kutai Timur Said Anjas mengikuti kegiatan diskusi publik, yang digelar Persatuan Pemuda Kutai Timur (PPKT) dan Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kutai Timur.

Politikus partai Golongan Karya tersebut menilai, positif kegiatan diskusi publik dimana pertanyaan pemuda terkait ketenagakerjaan di Kutai Timur bisa terjawab.

"Ya ini hal yang positif. Jadi ini salah satu jawaban yang mungkin dipertanyakan masyarakat, Bagaimana sih prinsip ketenagakerjaan perusahaan BCIP dan Kobexindo," ujarnya, Selasa (22/6/2021).

Dengan adanya diskusi ini, solusi terbaik saling terlontar sehingga ada bekal informasi yang dapat mengembangkan dunia ketenagakerjaan di Kutai Timur.

Baca juga: Hari Pertama PPDB Online di Kutim Temui Kendala, HP Merk Tertentu Tak Bisa Akses ke Link Pendaftaran

Di sisi lain, Said Anjas mengaku bahwa DPRD Kutai Timur kebetulan sudah menbentuk panitia khusus baru yang akan mengkaji ketenagakerjaan di Tuah Bumi Untung Benua.

"Kebetulan juga, kami lagi membahas pansusnya. Kemarin baru dibentuk Pansus dan ini salah satu poin yang nanti, akan masuk ke dalam data kami ketika membuat regulasi tentang ketenagakerjaan," ucapnya.

Hal tersebut karena selama diskusi berlangsung, berbagai informasi dengan jelas tersampaikan, seperti presentasi tenaga kerja lokal yang ditawarkan dan dibutuhkan.

Termasuk juga permintaan pemuda agar proses rekrutmen perusahaan diharuskan, melalui dinas terkait agar pengawasan terhadap serapan tenaga kerja lokal bisa maksimal.

Baca juga: Hari Pertama PPDB Online di Kutim Temui Kendala, HP Merk Tertentu Tak Bisa Akses ke Link Pendaftaran

"Tadi kan udah jelas tuh, mereka minta berapa persentase tenaga kerja lokal yang dimasukin. Itu nanti akan dilihat," ucapnya pada tribunkaltim.co.

Yang pasti, lanjutnya, acara hari ini adalah penyampaian pesan dari pemuda agar bagaimana tenaga kerja lokal dapat terberdayakan secara tepat. (*)

Berita tentang Kutim

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved