Selasa, 7 April 2026

Berita Samarinda Terkini

Gelar Bulan Bung Karno, Repdem PDIP Samarinda Sambangi Rutan Diskusi Pancasila

Nasionalisme nampak jadi segala inti pemikiran politik mantan Presiden Republik Indonesia Soekarno, yang telah merumuskan gagasan

Penulis: Mohammad Fairoussaniy | Editor: Budi Susilo
HO/Rutan Klas IIA Samarinda
DISKUSI - Kepala Rutan Kelas IIA Samarinda Alanta Imanuel Ketaren saat foto bersama usai kegiatan diskusi dan nonton bareng dalam rangka bulan Bung Karno, Selasa (22/6/2021). Tujuan kegiatan ini dalam rangkap untuk memberi pemahaman mendalam tentang Pancasila yang dibutuhkan bagi semua warga negara, termasuk warga binaan permasyarakatan. 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Nasionalisme nampak jadi segala inti pemikiran politik mantan Presiden Republik Indonesia Soekarno, yang telah merumuskan gagasan mengenai nasionalisme sejak muda.

Hal itu dijelaskan oleh Achmad Sofyan Sekretaris DPC Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Kota Samarinda kepada Tribunkaltim.co pada Selasa (22/6/2021).

Dia jelaskan, pemahaman Soekarno kembali bergulir dalam diskusi dan nonton bareng yang digelar Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan atau PDIP Kota Samarinda dalam rangka Bulan Bung Karno, di Rutan Klas IIA Samarinda.

Melalui sayap partai berlambang banteng ini, Relawan Perjuangan Demokrasi (REPDEM) diskusi pemahaman tentang ideologi Pancasila.

Baca juga: PA GMNI Kerap Diidentikkan dengan PDIP, Tokoh dari Kutim Sebut Hanya Persepsi Publik

Sebanyak 70 orang Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) ikut dalam diskusi ini.

Achmad menjelaskan, pemahaman mendalam tentang Pancasila dibutuhkan bagi semua warga negara, termasuk WBP (narapidana).

"Rutan ini menjadi salah satu tempat kegiatan bulan bung Karno berlangsung, karena kita tahu informasi yang didapatkan oleh rekan-rekan WBP sangat lah terbatas, jadi sangat perlu kami memberikan informasi serta pemahaman yang cukup bagi warga binaan," ungkap Sofyan.

Antusias warga binaan sepanjang kegiatan berlangsung sangat interaktif, bahkan dalam sesi diskusi serta tanya jawab, warga binaan yang hadir berebut ingin menyampaikan pendapatnya.

Baca juga: Ajukan 2 Nama Pengisi Jabatan Wawali Balikpapan, Ketua DPD PDIP Kaltim Safaruddin Angkat Suara

Salah satu pernyataan menarik disampaikan oleh WBP bernama Kun (34), saat sesi diskusi berlangsung.

"Pancasila itu jelas pemersatu bangsa, kita bisa hidup rukun di negeri ini dari sabang hingga merauke. Agama di Rutan ini saja ada banyak, apalagi sukunya, tapi kita masih saja bisa hidup tenang dan bergotong royong bersama mengerjakan banyak hal di rutan ini," papar Kun memberi pendapat.

Kun menilai, dalam kehidupan luar Rutan, setelah WBP bebas harus memegang erat nilai-nilai Pancasila.

Acara sendiri berlangsung di ruang perpustakan Rutan Samarinda.

Baca juga: DIAM-DIAM Megawati Panggil Bambang Pacul Bersama Puan Maharani dan Sekjen PDIP, Bahas Rekaman Bocor?

Terpisah saat dihubungi, Kepala Rutan Kelas IIA Samarinda Alanta Imanuel Ketaren mengatakan bahwa turut hadir dalam kegiatan yang berlangsung pada kemarin (21/6/2021) malam ini.

Dia mengaku senang melihat antusias warga binaannya, dan sangat mengapresiasi upaya anak muda Repdem PDIP yang mau membagi pengetahuannya bagi warga binaan.

"Sangat luar biasa senang saya, warga binaan saya mendapat pengetahuan kebangsaan yang baik, ini juga bekal kewarganegaraan bagi mereka (wbp)," ungkapnya.

"Semoga transfer pengetahuan seperti ini terus reguler dari banyak pihak buat kami di rutan ini," tegas Alanta Imanuel Ketaren.

Berita tentang Samarinda

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved