Virus Corona di Nunukan
Kasus Covid-19 Meningkat, Bupati Nunukan Sebut Klaster Lapas dan Pelaku Perjalanan Luar Daerah
Sepekan lebih kasus konfirmasi Covid-19 di Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara meningkat signifikan. Hari ini kasus konfirmasi bertambah 12 pasien.
TRIBUNKALTIM.CO, NUNUKAN- Sepekan lebih kasus konfirmasi Covid-19 di Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara meningkat signifikan.
Hari ini kasus konfirmasi bertambah 12 pasien.
Semuanya merupakan penularan lokal.
Diketahui, semua pasien dinyatakan terkonfirmasi Covid-19, lantaran kontak erat dengan pemeriksaan rapid antigen positif.
"Itu yang menjadi perhatian kami di pemerintah daerah saat ini. Utamanya Satgas Covid-19," kata Bupati Nunukan Asmin Laura kepada TribunKaltara.com, Rabu (23/6/2021) sore.
Baca juga: Cegah Varian Baru Covid-19 Masuk Kaltara, Ini Langkah Gubernur Zainal Paliwang
Dia mengaku, pihaknya sudah melakukan rapat internal terkait klaster Covid-19 di Nunukan.
"Jadi sebenarnya ini dari klaster Lapas dan pelaku perjalanan dari luar daerah. Rata-rata OTG, jadi hanya dilakukan isolasi mandiri," ucapnya.
Menurut orang nomor satu di Nunukan itu, penerapan PPKM mikro tetap berlaku di Nunukan sampai saat ini.
"Tergantung masyarakat lagi harus patuh terhadap prokes. Kami sudah kerahkan Satpol PP untuk melakukan penertiban prokes termasuk operasi masker di tempat yang sering ramai dikunjungi warga," ujarnya.
Selain itu, Asmin Laura juga menyebut kasus konfirmasi di Kecamatan Sebatik belum lama ini akibat klaster dari perusahaan.
"Itu klaster perusahaan. Karena di sana lagi dibangun PLBN, jadi kontraktornya yang terkonfirmasi. Mungkin pelaku perjalanan dari Jakarta atau Bandung yang positif. Setelah tracing ada 10-15 orang kontraktor yang kena. Tapi OTG, jadi hanya isolasi mandiri," ucapnya.
Baca juga: Kadin Malinau Terima 30 Vial Vaksin Covid-19, 150 Sasaran Terima Dosis Pertama
Jumlah terkonfirmasi Covid-19 Kabupaten Nunukan hingga hari ini berjumlah 1.504 kasus.
Adapun rincian kasus sebagai berikut:
- Sebanyak 55 pasien sedang dirawat
- Sebanyak 1.422 pasien dinyatakan sembuh.
- Sebanyak 27 pasien meninggal dunia.
- Suspek yang dipantau 655 orang.
- Kontak erat yang dipantau 94 orang.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/bupati-nunukan-asmin-laura-jadi-bendahara-apkasi.jpg)