Breaking News:

Wujudkan Program Paser MAS, Bupati Paser Tekankan Kades Harus Bersinergi dengan Pemerintah

Bupati Paser dr. Fahmi Fadli melakukan pelantikan dan pengambilan sumpah kepada 52 kepala desa (kades)  perioade 2021-2026 di Gedung Olahraga (GOR) De

Penulis: Syaifullah Ibrahim | Editor: Diah Anggraeni
TRIBUN KALTIM/SYAIFULLAH IBRAHIM
Bupati Paser dr. Fahmi Fadli saat melakukan penyematan pangkat dan tanda jabatan kepada salah satu dari 52 kepala desa yang dilantik dan diambil sumpahnya, Kamis (24/6/2021). 

TRIBUNKALTIM.CO - Bupati Paser dr. Fahmi Fadli melakukan pelantikan dan pengambilan sumpah kepada 52 kepala desa (kades)  perioade 2021-2026 di Gedung Olahraga (GOR) Desa Tapis, Kecamatan Tanah Grogot. Kamis (24/6/2021).

Bupati Paser menilai, kades dituntut untuk mampu menggali dan mengelola potensi sumber daya alam (SDA) dan sumber daya manusia (SDM) dalam menyelenggarakan urusan pembangunan di desa.

Selain kemampuan dalam mengelola potensi yang dimiliki, kades juga harus mampu menyinergikan antara potensi dan program pemerintah desa dengan program pemerintah.

"Sinergitas ini diperlukan untuk menghindari adannya tumpang tindih dalam pelaksanaan pembangunan, selain itu sinergitas diperlukan untuk menciptakan keadilan antara wilayah ditingkat desa," tegasnya.

Baca juga: Bupati Paser Ingatkan Tugas Pokok dan Fungsi Kepala Desa, Harus Adil Dalam Memberikan Pelayanan

Sebagaimana yang diketahui, Bupati dr. Fahmi Fadli beserta Wakil Bupati Paser Hj. Syarifah Masitah Assegaf telah mencanangkan program Paser Maju, Adil dan Sejahtera (MAS).

Berkaitan dengan penyelenggaraan urusan pembangunan, ada beberapa hal yang ditekankan, seperti melaksanakan program pembangunan dari pemerintah di antaranya beras sejahtera (rastra), alokasi dana desa (ADD), bantuan keuangan dan bantuan rumah.

Dalam merealisasikan hal tersebut, menurutnya, diperlukan adanya perencanaan yang matang dengan melibatkan semua unsur masyarakat seperti BPD, LSM, RW, RT.

"Keterlibatan masyarakat ini sangat diperlukan untuk memperoleh dukungan dalam pelaksanaannya, sehingga beban kades sebagai penanggung jawab pembangunan di desa menjadi lebih ringan," katanya.

Selain itu dalam setiap pelaksanaan tugas dan program pembangunan, kades terpilih juga harus berorientasi pada hukum dan aturan.

"Laksanakan semua program dengan sebaik-baiknya sesuai dengan ketentuan, amankan program tersebut dengan ketentuan dan jalankan dengan amanah," tegas Fahmi Bupati Paser.

Halaman
12
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved