Berita Penajam Terkini

Kepala Dinas Perizinan PPU Sebut Dua Perusahaan Tambang Harus Penuhi Ketentuan UU Minerba

Kadis Perizinan Penajam Paser Utara (PPU) Alimuddin mengatakan PT BN Energy Inti Perkasa dan PT Kaltim Naga (KN) 99 harus penuhi kewajiban UU Minerba.

Penulis: Dian Mulia Sari | Editor: Mathias Masan Ola
TRIBUNKALTIM.CO/DIAN MULIA SARI
Situasi penyegelan perusahaan tambang di Kelurahan Gersik beberapa waktu lalu. Pemkab PPU minta perusahaan klarifikasi. TRIBUNKALTIM.CO/DIAN MULIA SARI 

TRIBUNKALTIM.CO, PENAJAM - Kadis Perizinan Penajam Paser Utara (PPU) Alimuddin mengatakan PT BN Energy Inti Perkasa dan PT Kaltim Naga (KN) 99 harus penuhi kewajiban UU Minerba.

Lengkapnya; Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2020 tentang Perubahan UU Nomor 4 Tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara (Minerba).

"Staf kami tidak melihat ada penanggungjawab lapangan, yang harus diinstruksikan oleh pihak tambang. Itu semua wajib dipenuhi sesuai dengan UU Minerba. Itu wajib dipenuhi," tegas Alimuddin, Minggu (27/6/2021).

Selain itu, disinyalir pihaknya bahwa perusahaan tambang tersebut belum memiliki dokumen perizinanan yang lengkap, kemudian tidak mencantumkan jaminan reklamasi (jamrek).

"Selanjutnya kaitannya dengan kegiatan yang dilakukan di sana itu legasinya belum lengkap izinnya, maka kita tutup sementara," ujarnya.

Baca juga: Pemkab PPU Siap Hadapi PT BM Energy dan PT KN 99, Buntut Penyegelan Dua Perusahaan Tambang

"Kita harapkan perusahaan yang melakukan eksplorasi di sana itu datang untuk klarifikasi.  Kita berikan pemahaman ini loh yang harus dilengkapi," imbuhnya.

Sementara itu, saat diminta tanggapan terkait staf yang dilaporkan dua perusahaan tersebut atas dugaan pencemaran nama baik, Alimuddin mengatakan bahwa hal tersebut terlalu prematur jika disebut dengan pencemaran nama baik.

"Apanya yang dicemarkan, nama baik apa yang dicemarkan, orang ngomongnya indikasi ada pelanggaran, bukan menuduh, tetapi indikasi," ujarnya.

Berita tentang Penajam Paser Utara

Sumber: Tribun Kaltim
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved