Otomotif
Tips Beli Mobil Bekas, Segera Ganti Ban Serep jika Terlihat Tanda-tanda Berikut Ini
Salah satunya adalah ban serep, piranti wajib pada mobil yang bisa dimanfaatkan pengemudi saat kondisi darurat, seperti ban utama kempis atau bocor di
TRIBUNKALTIM.CO - Mobil telah menjelma menjadi sebuah kebutuhan bagi mereka yang memiliki rutinitas padat.
Meski demikian, untuk memiliki kendaraan roda empat tersebut, tentu harus dengan pertimbangan yang matang.
Apalagi jika ingin membeli mobil baru, mengingat, tingginya nilai jual mobil baru saat ini.
Mobil bekas pun bisa menjadi salah satu solusi bagi masyarakat yang ingin memiliki mobil dengan dana terbatas.
Membeli mobil bekas pun menuntut ketelitian yang lebih.
Beberapa hal harus diperhatikan ekstra agar mobil bekas yang dibeli tidak bermasalah saat digunakan.
Baca juga: Ingin Beli Mobil Bekas Ramah Lingkungan dan Irit BBM? Toyota Agya Berikut Dijual Mulai Rp 70 Jutaan
Salah satunya adalah ban serep, piranti wajib pada mobil yang bisa dimanfaatkan pengemudi saat kondisi darurat, seperti ban utama kempis atau bocor di tengah jalan.
Tips beli mobil bekas, kenali tanda ban serep segera diganti dengan yang baru.
Saat beli mobil bekas, ban serep punya peran penting untuk keperluan darurat.
Bukan tidak mungkin ban mobil bekas mengalami masalah dan perlu ban serep yang siap pakai.
Perhatikan tahun produksi ban serep dari kode produksinya.
"Biasanya masih sesuai dengan usia mobil, kalau untuk di bawah 5 tahun masih aman," sebut Wibowo Santosa, pemilik bengkel spesialis Permaisuri Ban.
"Tapi kalau sudah di atas 5 tahun dan kode produksi sama dengan usia mobil sebaiknya ganti," terusnya.
Baca juga: Beli Mobil Bekas? Berikut Tips Apakah Oli Mesin yang Digunakan Sebelumnya Cocok atau Tidak
Meski tidak pernah dipakai, di atas 5 tahun kemungkinan besar karet ban sudah mati.
Penyebab utama dari faktor suhu, seperti suhu dingin udara kabin.
