Jumat, 15 Mei 2026

Virus Corona di Balikpapan

Ruang Isolasi Covid-19 di Balikpapan Penuh, Kapasitas Rumah Sakit Diminta Naik Dua Kali Lipat

Ketua Persatuan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (Persi) Kaltim, Edy Iskandar meminta seluruh rumah sakit bersiap

Tayang:
Penulis: Miftah Aulia Anggraini | Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO/DWI ARDIANTO
Ruang isolasi Covid-19 di Embarkasi Haji Balikpapan. Persatuan Rumah Sakit Seluruh Indonesia Kaltim meminta seluruh rumah sakit bersiap, agar seluruh rumah sakit khususnya di Balikpapan, menambah ruang isolasi Covid-19 hingga dua kali lipat, Senin (28/6/2021). TRIBUNKALTIM.CO/DWI ARDIANTO 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Ketua Persatuan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (Persi) Kaltim, Edy Iskandar meminta seluruh rumah sakit bersiap.

Ia meminta, agar seluruh rumah sakit khususnya di Balikpapan, menambah ruang isolasi Covid-19 hingga dua kali lipat.

Hal tersebut dilakukan guna menampung pasien terkonfirmasi positif Covid-19 yang angkanya terus melonjak beberapa waktu ke belakang.

"Saya minta semua Rumah Sakit menambah kapasitas ruang isolasi. Diminta naik dua kali lipat," ujarnya kepada Tribunkaltim.co, Senin (28/6/2021).

Baca juga: Lanud Dhomber Gelar Serbuan Vaksinasi Covid-19 Bagi Masyarakat Kota Balikpapan

Ia turut menjelaskan, kondisi terkini tingkat keterisian rumah sakit di Balikpapan. Semua tempat tidur atau bed sudah terisi penuh.

Adapun bed occupancy rate (BOR) Intensive Care Unit (ICU) di seluruh rumah sakit rujukan Covid-19 full terisi 100 persen.

Sementara, tingkat keterisian tempat tidur ruang isolasi atau rawat inap pasien terkonfirmasi positif Covid-19 mencapai 80 persen.

Dengan kondisi yang ada saat ini, Edy memprediksi ruang isolasi pasien Covid-19 di rumah sakit rujukan akan penuh dalam dua hari ke depan.

Baca juga: Tempat Bermain Ditutup, 258 Anak di Balikpapan Positif Covid-19 Dua Bulan Terakhir

"Laporan terakhir Unit Gawat Darurat (UGD) di rumah sakit juga sudah mengantre 10-20 orang," terangnya.

Untuk itu, ia pun meminta setiap rumah sakit agar lebih selektif dalam meurujuk pasien ke rumah sakit rujukan milik provinsi.

Seperti misalnya terhadap Rumah Sakit Kanujoso Djatiwibowo (RSKD).

Sehingga kondisi pasien di rumah sakit tersebut tidak menumpuk.

Baca juga: Pangdam dan Kapolda Apresiasi RT 13 Kelurahan Damai Bahagi Balikpapan Karena Zona Hijau Covid-19

Selain itu, apabila kondisi pasien dalam kriteria bisa dipulangkan maka akan diperbolehkan pulang untuk melanjutkan isolasi mandiri.

"Supaya bisa bergantian dengan yang lain," tandasnya.

Berita tentang Balikpapan

Berita tentang Virus Corona

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved