Penemuan Mayat
Tim Inafis Polresta Samarinda Bergerak Cepat Evakuasi Korban, Terkendala Medan Sulit
Setelah menunggu 40 menit lamanya, akhirnya Pukul 09.45 Wita, Tim Inafis Polresta Samarinda tiba di lokasi penemuan mayat tergantung di pohon singkong
Penulis: Rita Lavenia | Editor: Mathias Masan Ola
TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Setelah menunggu 40 menit lamanya, akhirnya Pukul 09.45 Wita, Tim Inafis Polresta Samarinda tiba di lokasi penemuan mayat tergantung di pohon singkong karet.
Lokasinya berada di Jalan Gatot Subroto, RT 27, Gang 10, Kelurahan Bandara, Kecamatan Sungai Pinang, Samarinda, Kalimantan Timur.
Dilengkapi dengan APD lengkap, alat identifikasi serta kantong mayat, Tim yang dipimpin oleh Aipda Harry Cahyadi, selaku Kasubnit Inafis Polresta Samarinda ini bergerak cepat mengevakuasi mayat yang sudah dalam keadaan membusuk tersebut.
Meski tidak ada kerumunan warga, namun Aipda Harry mengaku cukup kesulitan mengevakuasi tubuh korban dikarenakan medan yang cukup sulit.
"Jalan licin dan mayatnya juga tergantung di tengah parit," ucapnya saat ditemui usai evakuasi korban
Baca juga: BREAKING NEWS Penemuan Mayat Pria di Samarinda Tergantung di Pohon Singkong
Aipda Harry Cahyadi menambahkan identitas korban belum diketahui, dan pihaknya akan menggunakan alat Inafis Portable System (IPS) AK 23 untuk mengetahuinya.
"Diperkirakan sudah dua hari korban meninggal," terangnya
Usai menutup kegiatan evakuasi tersebut, Aipda Harry bersama tim inafisnya langsung menuju Rah Sakit Abdul Wahab Sjahranie Samarinda untuk indentifikasi lebih lanjut.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/tim-evakuasi-dari-polresta-samarinda.jpg)