Penemuan Mayat
Warga RT 27 Kelurahan Bandara Samarinda Mengira Karung yang Tergantung di Pohon Singkong
Bagimana tidak, Ida, salah seorang warga mengaku sudah melihat korban tergantung sejak Jumat (25/6/2021) lalu.
Penulis: Rita Lavenia | Editor: Samir Paturusi
TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA- Warga di sekitaran Bandara Temindung Samarinda, tepatnya warga RT 27, Kelurahan Bandara, Kecamatan Sungai Pinang, masih tidak percaya dengan penemuan mayat tergantung di pohon singkong yang telah membusuk dan tidak lagi bisa dikenali, Senin (28/6/2021).
Bagimana tidak, Ida, salah seorang warga mengaku sudah melihat korban tergantung sejak Jumat (25/6/2021) lalu.
Namun wanita berusia 50 tahun ini pun sama seperti warga lainnya, mengira itu hanyalah karung yang digantung oleh para pekebun.
"Bah kelakuan kawalan pikirku gantung karung sembarangan. Kenapa kita ndak kira karung, dia (korban) pake baju putih, karena kena lumpur mungkin, jadi warnanya jadi kaya karung," jelas Ida kepada TribunKaltim.Co.
Baca juga: Tim Inafis Polresta Samarinda Bergerak Cepat Evakuasi Korban, Terkendala Medan Sulit
Ia menjelaskan, kala itu seperti biasanya pukul 07.00 Wita dirinya hendak mengantar gorengan untuk dijual anaknya di lapangan Bandara Temindung Samarinda.
Saat menoleh ke kiri, nampaklah di matanya mayat korban yang dikiranya karung tergantung tersebut.
"Karena saya kira karung lanjut saja. Juga ndak ada bau. Soalnya kan dua hari itu hujan. Mungkin baunya kebawa angin atau karena hujan," jelasnya.
Hingga akhirnya wanita bercucu 2 inipun terkejut dengan informasi warga sekitar bahwa benda tersebut adalah manusia yang tewas tergantung.
Lain cerita lagi dengan Riduansyah (52), yang pertama kali menemukan korban mengaku, beberapa hari sudah mencium bau tidak sedap yang menusuk hidung tersebut.
Namun Ia dan keluarganya mengira itu adalah bau bangkai tikus di pekarangan rumah mereka.
Baca juga: BREAKING NEWS Penemuan Mayat Pria di Samarinda Tergantung di Pohon Singkong
"Tapi makin hari makin kuat baunya. Kita cari ke dapur enggak ada tikusnya atau apa yang mati, sampai kita bongkar plafon karena kirain ada beberapa tikus yang mati di atas," terangnya.
"Tapi enggak ada. Malah sempat juga kita kira ular mati di kebun. Karena beberapa waktu lalu kita temukan bangkai ular besar," tambahnya.
Begitupun warga lainnya mengaku tidak nyaman dengan bau menyengat tersebut memilih untuk mencari sambil membersihkan rumah.
"Eeh ternyata tadi pagi Pak Riduansyah dapat mayat yang sudah membusuk dekat kebunnya," timpal Raby (28). (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/mayat-yang-dikira-karung-tergantung-oleh-warga-rt-27-0.jpg)