Virus Corona di Samarinda
Kasus Covid-19 Balikpapan Meningkat, Penyekatan di Perbatasan Samarinda Kembali Diberlakukan
Peningkatan jumlah warga terpapar Covid-19 di Kota Balikpapan membuat beberapa pintu masuk di Samarinda kembali dilakukan penyekatan.
Penulis: Mohammad Fairoussaniy | Editor: Samir Paturusi
TRIBUNKALTIM.CO,SAMARINDA- Peningkatan jumlah warga terpapar Covid-19 di Kota Balikpapan membuat beberapa pintu masuk di Samarinda kembali dilakukan penyekatan.
Disebutkan bahwa hal ini sebagai bentuk antisipasi masuknya warga luar kota yang akan masuk ke Kota Tepian.
Pos penyekatan sendiri didirikan sesuai dengan intruksi dari Polresta Samarinda nomor: B/576/VI/Ops.1.3/2021 tertanggal 28 Juni 2021 tentang Pengerahan Pasukan Dalam Rangka Pos Penyekatan Covid-19 Tahun 2021.
"Kita hari ini sampai kedepan (2 Juli) mengadakan penyekatan di beberapa tempat, kita ketahui bahwa Balikpapan adalah epicentrum terbanyak hari ini menyumbang Virus Corona," tegas Kapolresta Samarinda Kombes Pol Arif Budiman saat dijumpai, Selasa (28/6/2021) hari ini.
Baca juga: Alami Batuk dan Sesak, Bayi Empat Bulan di Balikpapan Meninggal Dunia Terpapar Covid-19
Lebih lanjut, ditegaskan bahwa penyekatan dilakukan melihat situasi Covid-19 yang meningkat di beberapa kota terdekat di Samarinda.
Walikota Samarinda Andi Harun juga mengatensi agar masyarakat, juga tak perlu bolak-balik ke Kota Balikpapan jika tidak ada hal yamg bersifat urgensi ataupun force majure.
"Untuk itu, seperti yang kita ketahui kemarin, bapak Walikota sudah wanti-wanti kepada masyarakatnya, kalau tidak perlu jangan berangkat ke Balikpapan," tegas Kombes Pol Arif Budiman.
Pos penyekatan tentunya sebagai bentuk antisipasi dan menghindari pelaku perjalanan memaparkan virus corona yang dibawa dari daerah asal.
Baca juga: Covid-19 Tembus 604 Kasus, RSUD Bontang Siapkan Tambahan Kamar Isolasi dan Faskes
"Mengantisipasi itu (sebaran) kita lakukan penyekatan, orang yang dari Balikpapan, dari Kubar, maupun dari Bontang, yang bisa berpotensi mempengaruhi ke (menularkan Covid-19) masyarakat Samarinda, bisa tertular," tandasnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/pos-penyekatan-kembali-berlaku-untuk-pelaku-perjalanan.jpg)