Breaking News:

KPK Datangi Golkar Kaltim

KPK Imbau Golkar Kaltim Segera Serahkan Aset dengan Suka Rela

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendatangi Sekretariat DPD Partai Golkar Kalimantan Timur (Kaltim), di jalan Mulawarman, Samarinda

Penulis: Muhammad Riduan | Editor: Samir Paturusi
TRIBUNKALTIM.CO/MUHAMMAD RIDUAN
Anggota KPK didampingi Walikota Samarinda Andi Harun mendatangi Sekretariat DPD Partai Golkar, Rabu (30/6/2021).TRIBUNKALTIM.CO/MUHAMMAD RIDUAN 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendatangi Sekretariat DPD Partai Golkar Kalimantan Timur (Kaltim), di jalan Mulawarman, Samarinda, Rabu (30/6/2021).

Turut hadir Walikota Samarinda Andi Harun dan Sekretaris Kota Samarinda Sugeng Chairuddin, serta disambut Mursidi Muslim, Wakil Sekretaris Bidang Pemenangan Pemilu DPD Golkar Kaltim.

Kedatangan KPK tersebut agar DPD Partai Gorkar Kaltim segera menyerahkan aset daerah, yang telah dipakai pihaknya yakni Sekretariat DPD Golkar Kaltim tersebut.

Baca juga: APAMB Lapor ke Polisi soal Kasus Pemukulan Oknum Partai Golkar Kaltim Saat Demonstrasi

Walikota Samarinda Andi Harun menuturkan, bahwa pada hari ini Pemkot Samarinda kedatangan dan rapat bersama KPK terkait monitoring dan tata kelola aset daerah.

Salah satu dari agenda KPK melakukan kunjungan atau melihat secara langsung pada aset Pemkot Samarinda yang selama ini dikuasai oleh Partai Golkar Kaltim.

"Aset tersebut real milik Pemkot Samarinda dengan sertifikat hak yang berdasar menurut hukum. Disamping itu aset tersebut telah menjadi temuan BPK sejak 2013," ungkapnya Rabu (30/6/2021).

Dalam pertemuan yang dilakukan secara tertutup tersebut, mantan Wakil Ketua DPRD Kaltim menyampaikan hasil pertemuan yang diantaranya DPD Partai Golkar dihimbau untuk menyerahkan aset tersebut.

"Kita himbau DPD Golkat Kaltim secara suka rela menyerahkan aset tersebut kepada Pemkot Samarinda," tegasnya yang ditemui TribunKaltim.Co di rumahnya.

Sambungnya, hal itu dilakukan guna menghindari pesoalan hukum di masa yang akan datang, dan di apabila itu dikelola oleh Pemkot Samarinda akan mendatangkan tambahan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Baca juga: BREAKING NEWS KPK Datangi Kantor Golkar Kaltim Rabu Siang

"Dapat menambah pemasukan PAD dan pada batas tertentu losenya pendapatan yang seharusnya masuk itu patut di kualifikasi sebagai kerugian negara,

Sehingga saya sejalan dengan KPK untuk aset tersebut diserahkan kepada Pemkot Samarinda," imbuhnya. (*)

Berita tentang Samarinda

Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved