Rabu, 22 April 2026

Berita Internasional Terkini

CUACA EKSTREM Gelombang Panas Tewaskan 500 Warga Kanada Hanya dalam 5 Hari, Suhu Capai 49 Derajat

Cuaca ekstrem gelombang panas tewaskan sekira 500 warga Kanada hanya dalam kurun 5 hari, suhu capai 49 derajat.

(NASA/SDO (AIA))
Ilustrasi matahari. Cuaca ekstrem gelombang panas tewaskan sekira 500 warga Kanada hanya dalam kurun 5 hari, suhu capai 49 derajat. 

TRIBUNKALTIM.CO - Cuaca ekstrem melanda Kanada sepekan belakangan ini.

Cuaca ekstrem berupa gelombang panas itu menewaskan sekira 500 warga Kanada.

Dari data yang diperoleh ratusan warga yang meninggal dunia itu hanya dalam kurun 5 hari, sejak gelombang panas menyerang Kanada.

Suhu tertinggi saat gelombang panas menyerang Kanada mencapai 49,6 derajat celcius.

Informasi selengkapnya ada dalam artikel ini.

Baca juga: INILAH Pesan Terakhir Mbak You Sebelum Meninggal, Nasib 3 Anak Gaib Peramal Bersuami Ular?

Dilansir Kompas.com Otoritas Kanada mengatakan hampir 500 orang tewas di hampir seluruh provinsi barat Kanada dalam 5 hari ini, karena cuaca panas ekstrem yang memecah rekor.

Kepala Provinsi British Columbia (BC), Kanada Lisa Lapointe mengatakan pada Rabu (30/6/2021) bahwa Layanan Koroner BC menerima setidaknya 486 laporan kematian antara Jumat hingga Rabu sore waktu setempat.

Lapointe memperkirakan angka kematian itu dapat terus meningkat, khususnya dari kelompok usia rentan, seperti orang tua, seiring dengan gelombang panas Kanada yang masih melanda.

Melansir Al Jazeera pada Rabu (30/6/2021), kematian tersebut disebutkannya mengalami peningkatan 195 persen dari sekitar 165 kematian yang biasanya terjadi dalam periode 5 hari karena gelombang panas di British Columbia, Kanada.

"Lima hari terakhir di British Columbia telah melihat jumlah kematian yang belum pernah terjadi, dilaporkan ke BC Coroners Service," katanya dalam sebuah pernyataan.

“Meskipun terlalu dini untuk mengatakan dengan pasti berapa banyak dari kematian ini terkait akibat suhu panas," ucapnya.

Baca juga: Arisan Sosialita di Pondok Indah Jadikan Brondong Tumbal, Polisi Selidiki Ada Dugaan Sekte Elite

Baca juga: Jadwal EURO 2021 Belgia vs Italia, Bomber Juventus jadi Senjata Rahasia Mancini dari Bangku Cadangan

Namun, diyakini bahwa peningkatan signifikan dalam kematian di British Columbia, Kanada yang dilaporkan, disebabkan oleh cuaca panas ekstrem yang melanda.

"Dan (cuaca panas) terus berdampak pada banyak bagian provinsi kami," imbuhnya.

Suhu telah melonjak di BC dan di provinsi serta wilayah Kanada lainnya sebagai peristiwa yang disebut "kubah panas", sistem cuaca yang memerangkap udara panas, yang terjadi di pantai barat Kanada, serta di Pacific Northwest Amerika Serikat.

“Ini (kuba panas) seperti penutup, dan tidak ada yang bisa masuk, cuaca tidak bisa masuk untuk menghilangkan panas itu, yang terus berkembang,” kata Dave Phillips, seorang ahli meteorologi Kanada dalam program berita CTV Your Morning.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved