Rabu, 15 April 2026

Kebakaran di Samarinda

Kebakaran di Lok Bahu Samarinda, Uang Gaji Karyawan Rp 200 Juta Ludes Terbakar

Kebakaran di Jalan Ekonomi, Kelurahan Lok Buhu, Sungai Kunjang Kota Samarinda, Provinsi Kalimantan Timur pada Minggu (4/7/2021) pagi

Editor: Budi Susilo
HO/Relawan Samarinda
LUDES - Kebakaran di Jalan Ekonomi, Kelurahan Loa Buah, Kota Samarinda, Provinsi Kalimantan Timur pada Minggu (4/7/2021) juga menghanguskan uang Rp 200 juta milik korban kebakaran. 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Kebakaran di Jalan Ekonomi, Kelurahan Lok Bahu, Sungai Kunjang Kota Samarinda, Provinsi Kalimantan Timur pada Minggu (4/7/2021) pagi, menyisakan dampak kerugian bagi korban kebakaran.

Tak hanya rumah yang hangus terbakar, harta benda juga tak banyak yang dapat diselamatkan.

Viral beredar video di aplikasi WhatsApp yang menunjukkan uang pecahan Rp 50 ribu dan Rp 100 ribu di dalam bungkusan plastik warna merah yang ikut hangus terbakar.

Hal lantaran akibat kebakaran yang terjadi di depan Masjid Nurul Hadi, Kelurahan Lok Bahu tersebut.

Baca juga: Kebakaran di Lok Bahu Samarinda, Rumah Ditinggal Pemilik Karena Melayat Orangtuanya

Dikonfirmasi oleh ketua RT setempat, bahwa benar ada uang sejumlah Rp 200 juta yang turut terbakar akibat peristiwa tersebut.

Diketahui bahwa uang Rp 200 juta yang hangus tersebut adalah milik korban pemilik rumah, Sugeng Riyadi (45) yang sehari-hari bekerja sebagai borongan galangan kapal.

"Iya itu uang nya sejumlah Rp 200 juta milik pak Sugeng Riyadi, katanya itu untuk gaji karyawannya di galangan kapal," ungkap Tohir, ketua RT 12, tempat dimana kebakaran terjadi.

Nampak uang yang dikabarkan berjumlah Rp 200 juta tersebut dalam keadaan hangus dan hanya tersisa sepotong bagian.

Kondisi Terkini Korban

Menurut Tohir, belum ada tanggapan dari korban pemilik rumah, karena menurutnya kondisi korban masih tertekan.

Sumber api memang diketahui berawal dari rumah Sugeng Riyadi yang pada saat itu beserta keluarganya sedang mendatangi orang tuanya yang meninggal dunia di Sebulu, Kutai Kartanegara.

Baca juga: Kebakaran di Lok Bahu Samarinda, Pemadaman Terkendala Sumber Air yang Terbatas

"Ya pada saat kejadian hanya satu anggota keluarga nya yang ada di rumah, itu pun berkunjung kesini untuk keperluan berobat di Samarinda," tambah Tohir.

Dua Rumah Kena Dampak

Kebakaran juga berdampak pada dua rumah lainnya.

Dan salah satu rumah memiliki bangsalan 8 pintu yang kabarnya ditinggali 11 kepala keluarga.

Penyebab kebakaran hingga saat ini masih diselidiki pihak Polsekta Sungai Kunjang.

Baca juga: Kebakaran di Lok Bahu Samarinda, Hanguskan 3 Rumah Tunggal dan Bangsalan 8 Pintu

Namun dugaan sementara dari kesaksian dari ketua RT 12 yang rumahnya hanya berjarak beberapa meter dari lokasi kebakaran adalah akibat hubungan arus pendek listrik.

Berita tentang Samarinda

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved