Kebakaran di Samarinda
Kebakaran di Loa Buah Samarinda, Rumah Ditinggal Pemilik Karena Melayat Orangtuanya
Rumah tersebut adalah milik Sugeng Riyadi (45) yang pada saat kejadian, Minggu (4/7/2021) sedang melayat orantuanya yang meninggal
TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA- Kebakaran yang menghanguskan tiga rumah di kelurahan Loa Buah, Sungai Kunjang, Samarinda diketahui berasal dari sebuah rumah tunggal yang saat kebakaran terjadi ditinggal oleh pemiliknya.
Rumah tersebut adalah milik Sugeng Riyadi (45) yang pada saat kejadian, Minggu (4/7/2021) bersama anggota keluarga lainnya, sedang melayat orang tuanya yang meninggal dunia di luar daerah.
Ketua RT setempat yang kediamannya juga tak jauh dari lokasi kebakaran, Tohir mengatakan, bahwa di dalam rumah saat itu hanya ada satu orang anggota keluarga yang sementara menempati rumah tersebut.
Baca juga: Kebakaran di Loa Buah Samarinda, Pemadaman Terkendala Sumber Air yang Terbatas
"Pemilik rumah sedang melayat karena orang tuanya meninggal dunia, yang tinggal di rumah cuma ada satu orang keluarganya yang datang untuk kepentingan berobat," ungkap Tohir, di lokasi kebakaran.
Tohir menjelaskan, kronologi kebakaran yang terjadi bahwa pada pukul 08.15 WITA asap sudah mengepul dari atap rumah korban, lalu langsung merembet hingga berdampak pada dua rumah di sebelahnya.
"Yang jelas api itu dari atas, tiba-tiba asap sudah mengepul, dugaannya dari konsleting listrik," lanjut Tohir menjelaskan kronologi kebakaran.
Berdasarkan laporan tidak ada korban jiwa akibat kebakaran yang terjadi di depan Masjid Nurul Hadi Loa Buah tersebut.
Hanya saja salah satu pemilik rumah yang terdampak mengalami luka ringan dan sempat pingsan saat ikut melakukan pemadaman api.
Kebakaran sendiri berdampak pada satu rumah tunggal yang memiliki 8 pintu bangsalan.
Berdasarkan data dari ketua RT setempat, kurang lebih ada 11 kepala keluarga yang mendiami bangsalan tersebut.
Baca juga: BREAKING NEWS Kebakaran Dua Rumah di Kelurahan Loa Buah Samarinda
Api berhasil dipadamkan pada pukul 09.30 WITA dengan bantuan dari 7 unit pemadam Disdamkar Kota Samarinda, beserta 5 unit pemadam portabel dari relawan kelurahan sekitar. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/kebakaran-di-jalan-ekonomi-depan-masjid-nurul-hadi.jpg)