Sabtu, 9 Mei 2026

Berita Bontang Terkini

Puluhan Pedagang Lang-Lang Bontang Geruduk Stadion, Protes Aturan PPKM Mikro Dianggap Tebang Pilih

Puluhan pedagang menyambangi Stadion Bessai Berinta Lang-lang yang tengah ditutup. Kedatangan para pedagang ini untuk melayangkan protes terhadap ke

Tayang:
Penulis: Ismail Usman |
TRIBUNKALTIM.CO/ISMAIL USMAN
Puluhan pedagang di Lang-lang menyerobot masuk ke Stadio Bessai Berinta Bontang, Selasa (6/7/2021). Mereka mengajukan protes kepada Pemkot Bontang yang menutup Lapangan Lang-lang menyusul penerapan PPKM Mikro. TRIBUNKALTIM.CO/ISMAIL USMAN 

TRIBUNKALTIM.CO, BONTANG - Puluhan pedagang menyambangi Stadion Bessai Berinta Lang-Lang yang tengah ditutup.

Kedatangan para pedagang ini untuk melayangkan protes terhadap kebijakan Pemkot Bontang yang dinilai tebang pilih.

Diketahui, penutupan Lang-Lang ini mengacu pada Surat Edaran (SE) Nomor 11 Tahun 2021, Tentang Aturan Masa Belaku Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro di Bontang.

Informasi yang dihimpun TribunKaltim.co, penutupan Lang-Lang dimulai sejak 30 Juni hingga 5 Juli kemarin.

Salah satu pedagang, Baktiar mangaku protes yang dilayangkan ke Kepala Dispopar itu pun hingga saat ini belum mendapat jawaban.

Baca juga: Stadion Lang-Lang Resmi Ditutup, Pedagang Direlokasi Sementara di Pasar Tamrin Bontang

"Jadi kami langsung hubungi Pak Basri Rase selaku Walikota Bontang dan Ketua Tim Satgas Covid-19. Dikatakan Ajudan Basri Rase bisa ditemui malam ini setelah salat isya," kata Bahtiar.

Sementara, Ike Suhartini yang juga merupakan pedagang di Lang-Lang ikut meluapkan kekesalannya.

Ia menuding Pemkot Bontang tak adil menegakkan aturan.

Pemberlakukan PPKM Mikro hanya mengorbankan para pedagang Lang-Lang.

Padahal pedagang di sejumlah pusat kuliner yang menggunkan fasilitas umum bukan hanya di Lang-Lang.

Seperti para pedagang di wisata Bontang Kuala, Sarabba Berbas Pantai, Taman Adipura masih bisa leluasa berjualan pada umumnya.

Baca juga: Pedagang di Lang-lang Bontang Kaget Diminta Tutup, Pedagang: Kami Terlilit Hutang Koperasi

"Kenapa hanya kami yang ditutup, ini tidak adil. Kalau kebijakan itu mau diberlakukan harusnya menyeluruh," ucapnya.

Berita tentang Bontang

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved