Minggu, 12 April 2026

Virus Corona di Berau

Hiperbarik untuk Penanganan Covid-19 Belum Bisa Dipakai, Masih Terkendala SDM

Kabupaten Berau memiliki Hiperbarik di UPT Puskesmas Tanjung Batu, namun hingga saat ini belum dipergunakan.

TRIBUNKALTIM.CO/RENATA ANDINI
Bupati Berau Sri Juniarsih mengakui pemanfaatan hiperbarik akan dicarikan solusinya.TRIBUNKALTIM.CO/RENATA ANDINI 

TRIBUNKALTIM.CO,TANJUNG REDEB- Kabupaten Berau memiliki Hiperbarik di UPT Puskesmas Tanjung Batu, namun hingga saat ini belum dipergunakan.

Padahal sebelumnya, Dinas Kesehatan Berau mengakui alat tersebut dapat digunakan untuk terapi penyembuhan pasien Covid-19.

Bupati Berau, Sri Juniarsih menjelaskan, penggunaan hiperbarik untuk membantu penyembuhan pasien Covid-19 memang masih dibutuhkan.

Hanya, untuk saat ini belum bisa digunakan lantaran petugas teknisnya belum tersedia.

Baca juga: 5 Provinsi Luar Pulau Jawa-Bali Memiliki Kasus Covid-19 Tertinggi, Kaltim Termasuk Kasus Aktif 5.640

“Ya bisa kita manfaatkan ya, tapi kan, tenaga teknisnya ini juga belum ada. Nanti akan kami koordinasikan dengan instansi terkait (Dinas Kesehatan) bagaimana caranya alat itu bisa dimanfaatkan,” jelasnya kepada TribunKaltim.Co, Rabu (7/7/2021).

Namun, upaya itu akan digencarkan agar hiperbarik dapat kembali digunakan.

Apalagi tidak hanya untuk membantu penanganan pasien yang terpapar Covid-19, namun juga untuk membantu masyarakat maupun wisatawan yang mengalami dekompresi akibat menyelam.

“Tentu akan kami upayakan. Makanya kami harus koordinasi dengan Dinkes Berau, karena mekanismenya mereka yang paham,” bebernya.

Sementara itu, Kepala Dinas Iswahyudi mengatakan, untuk pemanfaatan hiperbarik bagi pasien Covid-19 memiliki persyaratan-persyaratan yang harus dipenuhi.

“Pemanfaatannya juga tidak sembarangan. Artinya harus ada petugas khusus, dan persyaratan lain yang harus dipenuhi,” tegasnya.

Baca juga: Stok Tabung Oksigen untuk Pasien Covid-19 di RSUD Kudungga Masih Aman, Sehari 176 Tabung Terpakai

Terkait itu, untuk sementara ini penggunaan hiperbarik bagi pasien Covid-19 belum bisa dilaksanakan dulu.

Adapun penyembuhan untuk pasien Covid-19 yang kini dirawat, masih dilakukan seperti biasa.

Yakni dengan rutin memberikan obat, serta pemeriksaan rutin oleh tenaga kesehatan.

“Kalau hiperbarik belum jadi pilihan utama. Karena itu tadi, prosesnya cukup lama,” tutupnya. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved