Jumat, 8 Mei 2026

Dua Bocah Tenggelam

Dua Bocah Samarinda Berenang di Sungai Karang Mumus, Ditemukan Relawan tak Bernyawa Lagi

Saat jarum jam menunjukan sekitar pukul 15.30 Wita, tubuh malang Ricko (12), korban tenggelam di Sungai Karang Mumus, Samarinda

Tayang:
Penulis: Rita Lavenia | Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO/NEVRIANTO HARDI
tubuh malang Ricko (12), korban tenggelam di Sungai Karang Mumus, Samarinda Ilir, Kota Samarinda, Provinsi Kalimantan Timur, akhirnya ditemukan, Kamis (8/7/2021). 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Saat jarum jam menunjukan sekitar pukul 15.30 Wita, tubuh malang Ricko (12), korban tenggelam di Sungai Karang Mumus, Samarinda Ilir, Kota Samarinda, Provinsi Kalimantan Timur, akhirnya ditemukan, Kamis (8/7/2021).

Hal itu terngkap dari Koko (23), salah seorang relawan yang ikut turun menyelam bersua dengan TribunKaltm.co di lokasi kejadian.

Dia menerangkan, korban bernama Ricko telah ditemukan 30 meter dari titik awal korban berenang.

Artinya, kata Koko, penemuan tubuh Rizal dan Ricko hanya selisih 5 meter saja.

Baca juga: Satu Bocah yang Tenggelam di Sungai Karang Mumus Samarinda Ditemukan pada Jarak 25 Meter

"Badannya (Ricko) ketanaman di lumpur juga. Dapatnya pas kita menyelam," ucap Koko.

Koko menerangkan kedua korban adalah tetangganya di Jalan Jelawat, Gang 9, RT 1, Samarinda Ilir.

"Yang bisa berenang itu Rizal, Ricko itu enggak bisa berenang," ungkap Koko.

Jadi kemungkinan sebenarnya Rizal mau menyelamatkan Ricko.

Baca juga: BREAKING NEWS Dua Bocah Diduga Tenggelam di Sungai Karang Mumus Samarinda

"Tapi karena sama-sama kecil, enggak ada yang selamat," ucap Koko.

Saat ini, sama dengan Rizal, jazad Ricko sudah dibawa oleh Tim Relawan gabungan ke Rumah Sakit AW. Syahranie Samarinda.

Rizal yang lebih dulu ditemukan, hanya mengenakan celana pendek berwarna coklat gelap.

Dan Ricko hanya mengenakan celana dalam berwarna biru.

Rizal Ditemukan pada Jarak 25 Meter

Berita sebelumnya. Setelah dilakukan pencarian selama kurang lebih 2 jam, satu di antara korban tenggelam di Sungai Karang Mumus, Kota Samarinda, Provinsi Kalimantan Timur telah ditemukan.

Korban yang telah ditemukan itu adalah Rizal, bocah usia 12 tahun.

Oleh tim pencarian orang hilang, akhirnya korban ditemukan oleh TIM Relawan dalam keadaan tidak bernyawa.

Rizal telah dinyatakan meninggal dunia. Korban ditemukan saat seorang relawan menyelam.

Baca juga: Kesaksian Teman Korban, Dua Bocah Sempat Lambaikan Tangan Minta Tolong sebelum Tenggelam

Dan mendapati korban berada di dalam lumpur, ditemukan pada jarak 25 meter dari titik korban jatuh.

Zuhrani (40), Ketua Relawan Babari Samarinda kepada TribunKaltim.co mengatakan.

Bahwa korban saat ditemukan di Sungai Karang Mumus dan sudah wafat, tim langsung membawanya ke Rumah Sakit AW. Syahranie Samarinda.

Sementara korban yang satu lagi sedang dalam tahap pencarian tim.

"Satunya (Ricko, 12 tahun) masih kita cari," ungkapnya.

Dua Bocah Tenggelam

Masyarakat yang berada di sekitar kawasan Sungai Karang Mumus (SKM), Kota Samarinda, Provinsi Kalimantan Timur, digegerkan dengan kabar dua bocah yang kini diduga tenggelam pada Kamis (8/7/2021).

Tepat lokasi diduga tenggelamnya dua bocah tersebut.

Yakni di bawah Jembatan SKM yang berada di Jalan Kehewanan, Kota Samarinda, Kalimantan Timur.

Berdasarkan informasi yang diperoleh TribunKaltim.co, melalui video yang dibagikan oleh relawan nampak di sana menjelaskan terdapat dugaan jejak terkait dua anak itu hilang.

Baca juga: Seorang Pemancing Berhasil Selamatkan Tiga Bocah yang Tenggelam di Sungai Kayan

Di lokasi kejadian, didapati dua pasang sendal berwarna biru dan hitam.

Serta juga dua pasang pakaian baju dan celana, yang diduga dimiliki oleh dua bocah tersebut.

Dan nampak pula kumpulan masyarakat di sana sudah mulai ramai.

Salah satunya merupakan orang tua dari salah satu anak yang diduga tenggelam tersebut.

Baca juga: Cara Warga Mencari Korban Tenggelam di Sungai Kayan Bulungan, Andalkan Dahan Rotan

Diterima informasi informasi anak tenggelam pada pukul 13.30 Wita.

"Ini ada sendal dan bajunya yang tertinggal, persis di bawah jembatan kehewanan," ungkap relawan yang membagikan video tersebut. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved