Breaking News:

Laporkan Pembangunan Proyek PIK, PLN UIP Kalbagtim Sowan ke Gubernur Kaltim

Gubernur Kaltim, Isran Noor didampingi oleh Sekda Kaltim, Muhammad Sa'bani menerima langsung kunjungan dari PLN  

Editor: Diah Anggraeni
HO/PLN UIP Kalbagtim
Kunjungan PLN Unit Induk Pembangunan Kalimantan Bagian Timur diterima langsung Gubernur Kaltim, Isran Noor didampingi oleh Sekda Kaltim, Muhammad Sa'bani pada Rabu (7/7/2021) lalu.  

TRIBUNKALTIM.CO – Gubernur Kaltim, Isran Noor didampingi oleh Sekda Kaltim, Muhammad Sa'bani menerima langsung kunjungan dari PLN Unit Induk Pembangunan Kalimantan Bagian Timur (UIP Kalbagtim) pada Rabu (7/7/2021) lalu. 

General Manager Muhammad Ramadhansyah, Senior Manager Perizinan Pertanahan dan Komunikasi Basuki Rahman serta Manager Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Samarinda Ari Tirtaprawita diterima di Kantor Gubernur Kaltim dengan menerapkan protokol kesehatan (prokes) ketat.

Kunjungan tersebut dilaksanakan dalam rangka melaporkan pembangunan proyek infrastruktur ketenagalistrikan (PIK) di wilayah Kaltim.

Baca juga: Jaga Sinergi, PLN UIP Kalbagtim Silaturahmi dengan Gubernur dan Wagub Kaltara 

Saat ini, PLN UIP Kalbagtim memfokuskan pelaksanaan pembangunan saluran udara tegangan tinggi (SUTT) 150 kilovolt yang akan menghubungkan sistem kelistrikan dari Sangatta menuju Maloy untuk mendukung dan meningkatkan keandalan sistem kelistrikan Maloy.

Untuk diketahui di Maloy terdapat Kawasan Ekonomi Khusus Maloy Batuta Trans Kalimantan (KEK MBTK), yang mana tentunya akan membutuhkan pasokan daya listrik dalam jumlah besar.

Pembangunan SUTT 150 kV Sangatta-Maloy terbagi atas 3 section dengan keseluruhan jumlah tower sebanyak 215 tapak dengan lahan bebas telah mencapai 70,6 persen.

PLN juga menghadapi kendala pada pembangunan di areal konsesi perusahaan tambang batu bara sehubungan permintaan pergeseran jalur (reroute) terhadap jalur tapak yang telah dibangun oleh PLN.

Hal itu akan menyebabkan mundurnya jadwal penyelesaian proyek SUTT 150 kV Sangatta – Maloy, sehingga penyaluran energi dari Sistem Mahakam ke wilayah Maloy tertunda.

Mediasi pun masih dilaksanakan antara PLN dan perusahaan terkait.

"Kami mengharapkan Pemprov Kaltim dapat membantu memfasilitasi agar target pembangunan PIK ini dapat selesai sesuai target," ujar Ramadhan.

Baca juga: Wujudkan Sarana-Prasarana untuk Majukan UKM, PLN Peduli UIP Kalbagtim Bantu Desa Budaya Pampang 

Gubernur Kaltim, Isran Noor menyambut baik langkah PLN UIP Kalbagtim dan Pemprov Kaltim siap membantu mediasi,

"Nanti akan kita undang dari pihak Perusahaan Tambang beserta PLN, untuk dapat solusi terbaik," tutup Isran Noor. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved